HOME » BERITA » AKANKAH SUZUKI HAYABUSA DIHIDUPKAN LAGI?

Akankah Suzuki Hayabusa Dihidupkan Lagi?

Kamis, 13 Desember 2018 13:15 Editor : Cornelius Candra
Suzuki Hayabusa 2018 (Globalsuzuki.com)

OTOSIA.COM - Beberapa hari lalu, Suzuki Hayabusa secara resmi berhenti diproduksi. Hal ini harus dilakukan lantaran hyperbike tersebut tidak memenuhi standar emisi gas buang Euro-4. Meski demikian, motor sport legendaris tersebut masih dijual di beberapa negara, setidaknya sampai akhir 2019.

Penghentian produksi ini memicu spekulasi bahwa pabrikan Suzuki Hayabusa akan memiliki generasi baru suatu saat nanti. Prediksi tersebut bukanlah tanpa alasan karena Rideapart.com memiliki beberapa bukti dari teori tersebut.

Suzuki Hayabusa 2018 (Globalsuzuki.com)

Pertama adalah munculnya Suzuki GSX Concept pada gelaran Tokyo Motor Show pada 2015 silam. Meski hanya sekedar siluet, desainnya cukup kental dengan aura Suzuki Hayabusa. Hanya saja, tampilannya lebih modern dan aerodinamis.

Selain itu, sempat muncul desain paten Suzuki Hayabusa yang mengusung transmisi dual-clutch. Teknologi ini membuat hyperbike tersebut menjadi semi otomatis layaknya Honda CRF1000 Africa Twin.

Suzuki GSX Concept di Tokyo Motor Show 2015 (Rideapart.com)

Rumor yang terbaru menyatakan bahwa Suzuki Hayabusa akan memiliki mesin baru dengan kapasitas yang lebih kecil, dari 1.300cc menjadi 1.000cc. Meski demikian, dapur pacu tersebut akan dilengkapi dengan supercharger dan bisa menjadi pesaing ketat Kawasaki Ninja H2.

Selain itu, Young Machine, media otomotif Jepang, Suzuki Hayabusa nantinya akan memiliki desain layaknya superbike saat ini. Motor berkode GSX-R1300 ini kemungkinan dibekali lampu-lampu LED dan yang menarik, kehadiran aero-fairing lengkap dengan winglet.

Generasi terbaru Suzuki Hayabusa versi Young Machine (Young-machine.com)

Memamng, masih belum ada bukti yang kuat dan konfirmasi dari pihak Suzuki. Namun, akan menarik jika motor tercepat di masanya ini memiliki generasi baru dan kembali mencetak sejarah.

Sebelumnya, Suzuki Hayabusa menjadi motor produksi massal dengan kecepatan tertinggi di dunia pada 1999, mencapai 310 km/jam. Laju tersebut dihasilkan oleh mesin 4-silinder inline DOHC 1.340cc bertenaga 195,7 hp dengan torsi maksimum 154 Nm.

 (kpl/crn)

BERI KOMENTAR