HOME » BERITA » TAK HANYA SUZUKI, PABRIK YAMAHA INDONESIA STOP PRODUKSI AKIBAT CORONA COVID-19

Tak Hanya Suzuki, Pabrik Yamaha Indonesia Stop Produksi Akibat Corona Covid-19

Untuk mencegah penyebaran virus corona PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing menghentikan sementara operasional produksi.

Jum'at, 03 April 2020 11:15 Editor : Nazarudin Ray
Tak Hanya Suzuki, Pabrik Yamaha Indonesia Stop Produksi Akibat Corona Covid-19
Perakitan Yamaha XMax di pabrik YIMM Pulogadung (Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Melihat perkembangan dan meluasnya pandemi virus corona (COVID-19), membuat pemerintah mengeluarkan ragam kebijakan. Seperti Work From Home (WFH), social distancing, dan juga physical distancing atau jaga jarak.

Sejalan dengan imbauan pemerintah tersebut, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) terpaksa harus menghentikan operasional produksi. Aktivitas pabrik YIMM di Pulogadung, Jakarta Timur, berhenti mulai 3-19 April 2020.

1 dari 2 Halaman

"Memang benar kami melakukan penghentian produksi untuk sementara. Mulai dari tanggal 3-19 April. Kami melakukan ini sesuai dengan himbauan pemerintah dan gubernur, untuk mengurangi dampak dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19, dengan menghentikan operasional produksi," Anton Widiantoro, Public Relation Manager YIMM

Alasan lain, Yamaha menjaga kesehatan dari seluruh pegawai dan karyawan suplier selama masih berjangkitnya wabah COVID-19. "Seluruh karyawan Yamaha sampai saat ini dalam kondisi baik. Hal ini kali dilakukan untuk tetap menjaga kesehatan dan keselamatan bersama," tukas Anton.

Menurut Anton, penghentian produksi di pabrik belum berdampak pada ekspor Yamaha secara keseluruhan. Hal sama dikatakan M. Abidin, GM Aftersales & Motorsport , bahwa permintaan ekspor dari Eropa, Amerika, Australia dan ASEAN sejauh ini masih terbilang. Begitu juga dengan dalam negeri, Yamaha masih kuat untuk pasar domestik

2 dari 2 Halaman

"(Untuk ekspor) kami memyesuaikan dengan kondisi dan ketentuann dari masing-masing negara tujuan ekspor," terang Anton.

Sebagai pabrikan yang merajai pasar ekspor sepeda motor pada 2019, dengan penguasaan pasar sebesar 60 persen lebih, Yamaha berharap pandemi virus corona tidak memberikan pukulan terhadap ekspor mereka.

Menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) periode Januari 2019, tercatat angka 37.720 unit motor Yamaha diekspor.

Menguatnya pasar ekspor Yamaha Indonesia ini berkat penjualan produk-produk keluarga Maxi, antara lain Yamaha NMax, Aeorx 155, dan Lexi yang dikirim ke lima benua.

 

BERI KOMENTAR