HOME » BERITA » AKP PRIYO BLAK-BLAKAN UNGKAP 'KEGOKILAN' COROLLA TUA MILIKNYA, ENGGAK MAU PAKAI SAAT HUJAN

AKP Priyo Blak-Blakan Ungkap 'Kegokilan' Corolla Tua Miliknya, Enggak Mau Pakai saat Hujan

Mobil tua Toyota Corolla milik AKP Priyo pun ikut menjadi sorotan, usai pemiliknya menjadi viral bulan lalu. Priyo pun blak-blakan mengungkapkan pengalaman mengesankannya bersama Toyota Corolla 'The Red Devils'.

Senin, 03 Agustus 2020 21:45 Editor : Dini Arining Tyas
AKP Priyo Blak-Blakan Ungkap 'Kegokilan' Corolla Tua Miliknya, Enggak Mau Pakai saat Hujan
AKP Priyo Suhartono (Instagram/priyo_7)

OTOSIA.COM - Kasat Reskrim Lombok Tengah, AKP Priyo Suhartono banyak menuai pujian publik usai berusaha mendamaikan anak dan ibu kandungnya. Siapa sangka, Priyo juga memiliki sisi unik lain selain menjadi polisi yang humanis.

Dia diketahui doyan mobil klasik. Lihat saja unggahan di akun media sosialnya. Dia kerap terlihat menggunakan mobil tua untuk pergi ke kantor atau sekadar berjalan-jalan dengan keluarga kecilnya.

Bagi perwira pertama ini, memiliki mobil klasik menjadi kebahagiaan tersendiri. Saat berbincang dengan Otosia.com melalui program OTO Talks!, dia pun membeberkan betapa dia menyukai mobil tua itu.

1 dari 7 Halaman

Tak Ada Camaro, Corolla Pun Jadi

Priyo menceritakan bahwa mobil yang dia juluki The Red Devils itu, dia beli dari rekannya. FYI, nama The Red Devils itu dia pakai lantaran dia fans Manchaster United. Sebagai pecinta Fast and Furious, dia berkeinginan memiliki Chevrolet Camaro atau Ford Mustang.

"Kalau Dominic Toretto kan pakainya muscle car, kalo dilihat kan keren. Tapi sayangnya American muscle harganya kan mahal, tidak cocok untuk dompet saya. Jadi saya ambil yang bagian hematnya. Tapi saya ngefans sama Camaro. Sesimple itu," ungkapnya kepada Otosia.com, Senin (3/8/2020).

Dia pun membeli Toyota Corolla tahun 1977 dari rekannya. Mobil itu dibelinya dalam kondisi yang masih bagus. Hanya saja ada beberapa hal yang dia ubah, seperti audio, interior dan bodinya.

2 dari 7 Halaman

Sempat Ingin BMW E30

Priyo juga mengaku sempat ingin membeli BMW E30. Hanya saja ternyata harganya tidak cocok, sehingga dia memilih Corolla.

"Sempet ngelirik BMW E30, hampir sama kan matanya bulet. Terus cuma kemarin kemahalan. Kebetulan kantong tipis, Alhamdulilah ada temen yang jual, ada temen yg punya keren jadinya yaudah deh nego-nego jadi. Kebetulan jodohnya sama Corolla," cerita polisi yang jago bermain gitar.

3 dari 7 Halaman

Suara Mesin Mobil Tua Legend

Instagram/priyo_7

Berbicara tentang profesi dan hobinya, cukup jarang polisi memiliki kesukaan dengan kendaraan klasik yang tersorot. Maka itu, cukup menarik kala seorang polisi mengendarai mobil tua, sedangkan pandangan orang polisi lebih sering menggunakan mobil kekinian untuk sehari-hari.

"Mobil klasik punya daya tarik tersendiri, misal di lampu merah, mobil keren mah udah biasa. Tapi kalo klasik orang yang naik mobil atau motor ngelirik, diliatain velgnya, diliatin apanya. Suaranya euy, khas banget. Suara (mesin) tua itu lho yang legend," katanya.

4 dari 7 Halaman

Mending Nunggu Hujan Reda

Terlepas dari betapa menyenangkan memiliki mobil klasik yang tak dimiliki semua orang, rupanya si The Red Devils itu menyimpan kegokilan yang tak terduga. Priyo mengungkapkan bahwa mobilnya itu merembes jika dipakai saat hujan.

Dia menceritakan, suatu waktu pernah dia dan istrinya sedang menuju suatu tempat. Saat itu kondisi sedang hujan. Istrinya merasakan bahwa mobilnya basah sehingga harus membersihkannya.

"Tiba-tiba istri saya bilang kok basah, air ternyata masuk. Akhirnya istri saya ambil kanebo, ngepel pake kanebo. Makanya kalo ujan saya enggak berani keluar. Nunggu ujan reda," ceritanya sembari menertawakan insiden tersebut.

Selain itu, wiper mobil yang sudah tua sehingga berbunyi membuatnya enggan membawa Corolla yang berusia 43 tahun itu keluar saat hujan. "Jadi si air enggak kehapus di kaca," tuturnya.

5 dari 7 Halaman

Kue Bau Bensin, Tapi Safety

Instagram/priyo_7

Lebih lanjut, kejadian terepic yang pernah dia alami bersama mobil tua itu saat dia membawa kue. Agar kue tak berantakan, dia memilih meletakkan kue itu di bagasi. Alhasil, kue tersebut menjadi rasa bensin.

"Pernah beli kue karena takut tumpah, gue taro di bagasi, ternyata bagasi kan dempet banget sama tangki bensin, begitu dibuka kuenya bau bensin, mau makan kue bensin. Kue bumbu bensin. Mobil gokil!" ungkapnya.

Tapi mobil itu juga dia anggap sangat aman. Sebab, mobil itu tak bisa dipakai ngebut nih Otolovers. Kecepatan mobil itu sudah terbatas, maklum sudah tua.

"Mobil itu safety, karena speed 80 sudah enggak bisa naik lagi dia, jadi kita dijaga biar enggak ngebut-ngebut. Jadi 80 kpj itu sudah mentok, mau diinjek gimanapun tetep 80," lanjutnya.

Dia pun mengatakan, walaupun begitu, regulasi memang tidak menyarankan pengendara melaju di atas 80 kpj karena berbahaya. 

6 dari 7 Halaman

Tak Mau Jual

Karena mobil itu penuh kenangan meski belum dia miliki lama, Priyo pun tak berencana menjualnya. Pasalnya dia sudah terlanjur cinta dengan mobil itu.

"Love is blind! Asli saya cinta banget. Ada kebahagiaan tersendiri kalo nyetir itu. Dengan orang-orang ngelirik, apalagi kalo isi bensin di SPBU, begitu saya turun semua orang ngeliatin, entah menghina atau apa terserah, tapi saya punya kebagiaan tersendiri. Jujur susah dapatnya," akunya.

7 dari 7 Halaman

Old But Gold

Maka jika tidak mau menjualnya, boleh lah tambah mobil klasiknya, ya enggak Otolovers? Priyo mengaku jika boleh dan jika bisa, dia akan membeli BMW E30 seperti keinginannya.

"Mobil klasik itu old but gold, BMW E30 saya penginnya. Biar berasa The 90's, jadi 90-an banget," tandasnya.

BERI KOMENTAR