HOME » BERITA » AKSES JALAN PUTUS, KAPOLDA NTT SEWA SEPEDA MOTOR UNTUK ANTAR BANTUAN KE LOKASI BENCANA

Akses Jalan Putus, Kapolda NTT Sewa Sepeda Motor untuk Antar Bantuan ke Lokasi Bencana

Kapolda beserta rombongan menyewa sepeda motor warga untuk menjangkau daerah terdampak banjir NTT. Hal ini lantaran sejumlah akses jalan terputus.

Kamis, 08 April 2021 17:15 Editor : Dini Arining Tyas
Akses Jalan Putus, Kapolda NTT Sewa Sepeda Motor untuk Antar Bantuan ke Lokasi Bencana
Kapolda NTT Irjen Lotharia Latif kendarai motor menuju daerah terdampak banjir NTT (Merdeka.com)

OTOSIA.COM - Sejumlah akses jalan menuju kawasan terdampak bencana banjir Nusa Tenggara Timur (NTT) terputus. Termasuk akses menuju sekitar Kelurahan Waiweang, Desa Nelalemadike dan Desa Lamalaka.

Warga membangun titian darurat yang hanya bisa dilalui pejalan kaki karena jembatan yang terputus. Sulitnya akses jalan untuk dilalui kendaraan roda empat pun membuat rombongan pejabat Polda NTT harus memakai cara lain.

Mereka akhirnya menyewa sepeda motor warga untuk menuju lokasi bencana. Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif menyewa sepeda motor warga di Kelurahan Waiwerang. Dia mengendarai sendiri sepeda motor itu sambil membonceng ajudannya sembari membawa sekotak bantuan.

Kabid Humas Polda Nusa Tenggara Timur, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto dan Kapolres Flores Timur AKBP I Gusti Putu Suka Arsa, serta Dandim 1624/Flores Timur Letkol Imanda juga mengendarai sepeda motor sewaan. Mereka pun membawa bantuan berupa bahan makanan, alas tidur, terpal, obat-obatan, masker, hand sanitizer, vitamin, hingga perlengkapan tidur.

1 dari 2 Halaman

Menempuh perjalanan sekitar 30 kilometer hingga ke Desa Nelalemadike, rombongan memantau langsung wilayah terparah diterjang banjir bandang.

Lotharia sempat menemui Kepala Desa Nelalemadike Pius Pedang Malai dan meninjau rumah warga yang sudah rata dengan tanah, serta dapur umum dan posko kesehatan. Di lokasi itu, jenderal berbintang dua ini memberikan semangat kepada petugas kesehatan, relawan, dan personel Basarnas.

Kepada warga yang kehilangan tempat tinggal, Lotharia menyatakan, keberadaan personel Polri dan TNI merupakan bukti kehadiran negara membantu masyarakat yang terkena musibah dan bencana alam.

"Kami terpaksa menembus desa ini dengan sarana ojek sambil membawa bantuan meringankan beban masyarakat," jelas Lotharia.

2 dari 2 Halaman

Untuk memaksimalkan distribusi bantuan, kata Lotharia, Polri menyiapkan dua pesawat dan satu kapal laut untuk distribusi logistik dan personel dari Larantuka ke Pulau Adonara. Bantuan kemanusiaan ini ditampung sementara di Pelabuhan Waiwerang dan akan didistribusikan secara bertahap.

Polda NTT juga akan menambah bantuan logistik dan personel untuk membantu pemulihan pascabencana. Di sisi lain, personel Polri dan TNI juga membantu proses evakuasi warga serta membantu pencarian korban hilang.

Lotharia juga menyarankan relokasi warga dari lokasi bencana yang sudah tidak memungkinkan untuk ditempati. Untuk pemulihan infrastruktur, dia menyatakan segera berkoordinasi dengan pemerintah untuk menambah alat berat guna membangun jalan dan jembatan. Saat ini di lokasi bencana baru ada satu ekskavator yang membantu memindahkan material batuan, lumpur dan pasir yang menimbun permukiman warga.

Reporter: Ananias Petrus

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR