HOME » BERITA » AKSES LAYAR SENTUH SAAT MENGEMUDI LEBIH BERBAHAYA KETIMBANG KONSUMSI ALKOHOL

Akses Layar Sentuh Saat Mengemudi Lebih Berbahaya Ketimbang Konsumsi Alkohol

Penggunaan layar sentuh saat mengemudi sangat berbahaya

Minggu, 22 Maret 2020 12:15 Editor : Ahmad Muzaki
Akses Layar Sentuh Saat Mengemudi Lebih Berbahaya Ketimbang Konsumsi Alkohol
Akses layar sentuh (sussexexpress.co.uk)

OTOSIA.COM - Teknologi canggih sudah menjadi hal wajib di mobil keluaran terbaru. Bukan hanya bikin pengendara nyaman, tetapi juga aman.

Penggunaan layar sentuh pada bagian infotainment kini pun cukup penting. Bukan hanya jadi titik akses, tetapi juga bisa menjadi layar untuk kamera belakang dan beragam keperluan lainnya.

Namun ternyata, penggunaan layar sentuh saat mengemudi sangat berbahaya. Sebagaimana yang dilansir dari Zing.vn, sebuah studi yang dilakukan oleh IAM RoadSmart yang merupakan organisasi keselamatan lalu lintas yang ada di Inggris, mengatakan bahwa pengemudi lebih peduli dengan Apple CarPlay dan Android Auto daripada minum alkohol.

1 dari 1 Halaman

Dari penelitian itu juga menunjukkan bahwa pengemudi mengalihkan pandangan ke layar sentuh rata-rata selama 16 detik ketika mengaksesnya. Dari kurun waktu itu, mobil sudah menempuh jarak 500 meter dengan kecepatan 112 km/jam.

Tak hanya itu saja, mengakses layar sentuh saat mengemudi juga miliki waktu respon yang buruk sekitar 53-57 % lebih lambat daripada dalam keadaan siaga. Tingkat respon lambat lainnya, mabuk sebesar 12%, 35% dengan SMS, dan 46% dengan panggilan telepon.

Namun ini bukan berarti mengonsumsi alkohol saat mengemudi dibenarkan ya Otolovers. Sebisa mungkin dikurang-kurangi menggunakan layar sentuh pada mobil. Lebih baik berhenti saat mengakses fitur ini.

BERI KOMENTAR