HOME » BERITA » AKSI EMAK-EMAK IKUT MELERAI PRAJURIT DIKEROYOK ANGGOTA MOGE BIKIN PERWIRA TNI KAGUM

Aksi Emak-emak Ikut Melerai Prajurit Dikeroyok Anggota Moge Bikin Perwira TNI Kagum

Aksi heroik emak-emak melerai pengeroyokan anggota TNI oleh pengendara moge

Kamis, 05 November 2020 08:15 Editor : Ahmad Muzaki
Aksi Emak-emak Ikut Melerai Prajurit Dikeroyok Anggota Moge Bikin Perwira TNI Kagum
Kagum Lihat Aksi Heroik Emak Sri saat Prajurit Dikeroyok. Instagram @pasukan_tempur_ ©2020 Merdeka.com

OTOSIA.COM - Beberapa waktu lalu heboh aksi arogansi oleh anggota motor gede (moge) Harley Owner Grup (HOG) Siliwangi Chapter Bandung Indonesia. Dua prajurit TNI dikeroyok oleh anggota klub moge tersebut. Kejadian tak terpuji ini terjadi di Kota Bukittinggi pada Jumat (30/10) lalu.

Dalam rekaman kamera CCTV, ada seorang wanita tangguh berusaha melerai. Berada di tengah-tengah pria-pria berbadan besar yang tengah emosi, ibu ini berusaha melerai sampai memohon.

Wanita yang akrab disapa Emak Sri ini langsung dicari tahu keberadaannya. Aksi heroiknya banyak menuai pujian, termasuk dari Perwira TNI. Penasaran dengan sosok ibu hebat yang satu ini? Berikut ulasannya.

1 dari 6 Halaman

Pengeroyokan Prajurit TNI di Bukittinggi

2020 Instagram infokomando

Pemilik nama asli Sri Herlina (57) telah dianggap berjasa. Dari Kodim 0304/Agam mengucapkan terima kasih, seorang ibu pemberani berusaha melerai pengeroyokan terhadap personel TNI oleh club motor Harley Davidson Owner Group (HOG) Bandung.

Peristiwa tersebut terjadi di Simpang Tarok, Bukittinggi, Sumatera Barat pada Jumat (30/10) sore. Saat rombongan motor gede (moge) tengah touring arah ke Aceh.

Rombongan Moge dipimpin oleh mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Letnan Jenderal TNI Purnawirawan Djamari Chaniago.

Mabes TNI Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) menjelaskan kronologi pengeroyokan.

"Kami akan menyampaikan benar bahwa pada hari Jumat tanggal 30 Oktober 2020 sekitar pukul 17.30 WIB di Jl DR Hamka Kota Bukit tinggi telah terjadi kesalahpahaman antara 2 orang prajurit TNI AD yang berdinas di Kodim 0304/AGAM dengan pengendara sepeda motor rombongan klub moge HOG," kata Danpuspomad, Letjen TNI Dodik Wijanarko lewat keterangan yang diterima merdeka.com, Sabtu (31/10).

Dodik menjelaskan, pada hari Jumat tanggal 30 Oktober 2020 sekitar pukul 17.00 WIB anggota Kodim 0304/AGAM atas nama Serda M Yusuf dan Serda Mistari sedang berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BA 2556 LG. Keduanya melalui jalan DR Hamka Kota Bukit Tinggi.

2 dari 6 Halaman

Emak Sri Tuai Pujian

Instagram @pasukan_tempur_ 2020 Merdeka.com

Dandim 0304/Agam Letkol Arh Yosip Brosti mengaku salut dengan tindakan Sri Herlina atau yang akrab disapa Emak Sri itu.

Aksinya terbilang heroik. Sebagai satu-satunya wanita yang tertangkap kamera CCTV berada di kerumunan para pria berbadan gahar. Emak Sri berjibaku melawan rasa takutnya sendiri untuk melerai penganiayaan tersebut.

"Tanpa keberadaan ibu ini (Sri Herlina), mungkin anggota kami cideranya lebih parah lagi," katanya seperti dikutip dari laman Instagram akun @kodim_0304_agam berdasarkan pemberitaan di fajarsumbar.com.

3 dari 6 Halaman

Kronologi Kedatangan Emak Sri

Pada saat kejadian penganiayaan, Emak Sri berada cukup dekat. Tiba-tiba mengaku melihat ada sejumlah motor besar berhenti. Dalam waktu singkat, melihat ada dua laki-laki yang dikeroyok oleh para pengendara moge tersebut.

Naluri keibuan yang tersirat muncul. Emak Sri sesegera mungkin mendekati dan memohon untuk menghentikan. Dia tak menyangkan bahwa kedua sosok yang dibela merupakan prajurit TNI. Sebab tidak mengenakan pakaian dinas.

4 dari 6 Halaman

Sampai Memohon

Sosok ibu luar biasa, Emak Sri berani ikut pasang badan menghalangi pria-pria penuh emosi itu. Supaya pengeroyokan tak berlanjut.

Bahkan terlihat Emak Sri sampai memohon dengan mengangkat kedua tangannya, meminta maaf demi melindungi dua prajurit TNI itu. Aksi heroiknya yang tertangkap kamera CCTV sontak menjadi viral di media sosial.

5 dari 6 Halaman

Tersangka Bertambah Jadi 5 Orang

2020 Instagram infokomando

Kepolisian Resor Bukittinggi, Sumatera Barat, menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan penganiayaan prajurit TNI oleh pengendara motor gede (moge) HOG Siliwangi Chapter Bandung. Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu mengatakan satu tersangka baru berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik, yakni pria berinisai TS (33).

Bayu menjelaskan pelaku TS ini mendorong korban hingga terjatuh. Hal ini diperkuat sejumlah saksi di lokasi tersebut dan rekaman video CCTV.

"Jumlah total tersangka yang ditahan saat ini menjadi lima orang," kata Satake, Senin (11/2).

Sebelumnya polisi telah menetapkan empat pengendara moge tersangka penganiayaan prajurit TNI. Ia mengatakan awalnya polisi menetapkan dua pelaku yakni BS (18) dan MS (49). Setelah dilakukan pengembangan ada dua tambahan tersangka baru HS (48) dan JA (26).

"Keempatnya saat ini ditahan di rumah tahanan Mapolresta Bukittinggi," ujarnya.

6 dari 6 Halaman

Reaksi Haru Netizen

Aksi heroik Emak Sri mendapatkan pujian dari netizen. Meski di kelilingi pria bertubuh besar, Ia tak takut melerai tindakan pengeroyokan itu.

"Cari sampe ketemu komandan,ibu itu harus di kasih penghargaan dan penghormatan," tulis @dimas_hadi_98.

"Karna semua berimbal balik min, para tentara sudah ikhlas melindungi rakyatnya dan tak takut jika nyawanya pun jadi taruhan begitupun rakyatnya yg akan membantu para pelindung dirinya ????," tulis @nurinlaila.y.

"Merinding baca nya , sehat-sehat terus ibu ????," tulis @_ibnuyadi.

"Naluri seorang ibu.. Menyuarakan seseorang yg beliau lindungi adalah orang yg teraniaya... Makasih ibu.. Salam hormat dan doa kami supaya ibu selalu panjang umur dan sehat.. ????????????????," tulis @anginlaut5758.

Penulis: Kurnia Azizah

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR