HOME » BERITA » ALASAN DI BALIK HILANGNYA LOGO 'W' PADA TANGKI KAWASAKI W175 TR

Alasan di Balik Hilangnya Logo 'W' pada Tangki Kawasaki W175 TR

Konsep berbeda disuguhkan Kawasaki melalui W175 TR. Bergaya scrambler, Kawasaki W175 TR tak memiliki logo W seperti keluarga W175 lainnya.

Selasa, 10 Desember 2019 10:15 Editor : Dini Arining Tyas
Alasan di Balik Hilangnya Logo 'W' pada Tangki Kawasaki W175 TR
Kawasaki W175 TR (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Bebebrapa waktu lalu Kawasaki menelurkan turunan W175 dalam konsep yang berbeda. Model turunan teranyar yang itu adalah W175 TR yang bergaya scrambler.

Secara teknis jantung pacu tidak ada perubahan. Meskipun komponen mesin sama dengan model W175 tipe lama, namun knalpot barunya menghasilkan performa yang berfokus pada low-mid range.

Tangkinya ramping, tapi jika dicermati tak ada logo 'W' pada samping tangki BBM W175 TR sebagaimana varian W175 standar dan Cafe. Rupanya, hilangnya logo 'W' itu adalah cara PT Kawasaki Motor Indonesia untuk menyuguhkan konsep yang berbeda dari dua varian sebelumnya.

"Logo 'W' kita putuskan hanya yang di model klasik dan Cafe saja. Karena W175 TR konsepnya semi offroad, offroad vintage. Jadi lebih ke offroad adventure, kalau yang klasik dan cafť lebih ke stylish," ujar Head Sales & Promotion KMI, Michael C nTanadhi.

Kawasaki W175 Series sendiri menyumbang 15 persen dari total penjualan Kawasaki secara keseluruhan, dibawah KLX 150 dan Ninja 250. W175 TR sendiri ditargetkan terjuak 9000 unit setahun.

1 dari 1 Halaman

Alasan di Balik Hilangnya Logo 'W' pada Tangki Kawasaki W175 TR

Sama seperti varian W175 standar yang diekspor ke sejumlah Negara ASEAN, W175 TR yang lahir di Indonesia juga digadang-gadang bakal dilepas ke pasar mancanegara.

W175TR menawarkan style motif scrambler era 80an. Untuk tipe standar tersedia warna bright white (putih), sementara tipe Special Edition (SE) tersedia dalam warna Ebony (hitam), Solar Yellow (kuning), Urban Olive Green (hijau).

Ciri khas srambler pada W175 TR terlihat pada tangki ramping, knalpot upswept, suspensi memanjang, dan ban dengan pola tapak multipurpose-style.

Kapasitas bensin 7,5 liter, dan bangku depan diperbaharui dari model sebelumnya agar semakin cocok dengan lekukan tangki. Jok bagian belakang sedikit meninggi untuk membuat pebonceng merasa nyaman, serta menambah image scrambler.

Fork depan dan shock belakang lebih panjang dari pada W175. Forknya lebih panjang 35 mm dan shock-nya lebih panjang 27 mm. Sementara suspension stroke masih sama, sehingga menambah sasis menjadi sekitar 30 mm, berkontribusi pada scrambler styling.

Meskipun fender depan pada W175 mencengkram roda depan, namun posisi tinggi pada fender depan W175TR menambah kesan off-road. Sedangkan kini posisi plat nomor kini berada di antara headlamps dan fender depan. Kawasaki W175 TR dibanderol Rp 29,9 juta dan W175 TR SE dijaul Rp 32,3 juta on the road DKI Jakarta.

BERI KOMENTAR