HOME » BERITA » ALASAN DI BALIK KEPOPULERAN KAWASAKI KLX 150

Alasan di Balik Kepopuleran Kawasaki KLX 150

Saat menyebutkan motor trail, banyak orang merujuknya pada Kawasaki KLX 150. Motor trail ini sudah sangat familiar di kalangan masyarakat, sehingga mampu mengeneralisirkan jenis motor trail itu sendiri.

Sabtu, 08 Desember 2018 16:15 Editor : Dini Arining Tyas
Kawasaki KLX (KMI)

OTOSIA.COM - Saat menyebutkan motor trail, banyak orang merujuknya pada Kawasaki KLX 150. Motor trail ini sudah sangat familiar di kalangan masyarakat, sehingga mampu mengeneralisirkan jenis motor trail itu sendiri.

Padahal motor trail di Indonesia cukup banyak selain KLX 150. Ada Viar Cross X atau yang kini juga turut menanjak kepopulerannya Honda CRF 150.

Tapi, ketenaran KLX 150 seolah belum bisa dipadamkan. Tentu hal ini tak lepas dari strategi yang dipakai oleh Kawasaki Motor Indonesia.

Hingga Honda CRF diluncurkan di Indonesia, KLX 150 belum banyak pesaingnya. Masyarakat pun tak punya banyak pilihan untuk motor jenis ini, terlebih yang bisa dipakai di jalanan maupun off road.

Demi menggaet lebih banyak konsumen, KLX pun dibuat lebih banyak varian dengan harga yang lumayan berbeda. Padahal dari segi teknis tak berbeda, sekalipun ada ya sedikit sekali. Paling tampangnya.

Selain versi standar yang dibanderol Rp 29,5 juta, KMI menawarkan varian lebih tinggi BF dengan pembeda suspensi up-side down dan kelengkapan lain. Varian lain ada KLX 150 BF SE dan BF SE X-Treme. Bedanya pada kelengkapan lebih komplet serta pilihan warna lebih banyak. Selain itu, KMI juga menawarkan KLX khusus untuk off road. Karena spesial untuk off road, lampu utama, sein, spion dihilangkan sehingga tidak legal dipakai di jalan.

Popularitas KLX 150 yang utama, dari eksistensinya sebagai motor dual fungsi. Sebagai motor penggaruk tanah, KLX 150 punya bekal roda besar, ban dual purpose dan ground clearance tinggi.

Pertimbangannya dipakai di Indonesia yang punya banyak jalanan tak ramah dan potensi banjir tinggi, lebih aman memakai KLX 150. Kalau mau benar-benar memakainya off road juga dibolehkan. Bekal jantung mekanis 1-silinder 144 cc menawarkan tenaga 12 PS dan torsi maksimal 11,3 Nm pada 6.500 rpm.

Ketika dipakai di jalan raya, dengan pelek yang besar, menjadikan posisi berkendara tinggi. Posisi itu tak jarang mencuri perhatian orang. Bagi pengendara, ada sebuah kebanggaan dengan posisi berkendara lebih tinggi dari kebanyakan orang di jalan itu. Tak percaya? Sila coba sendiri.

Meski sudah bisa dipakai di jalan raya dengan ban dual purpose, tak sedikit yang membeli KLX 150 kemudian mengganti pelek dan bannya. Hasilnya jadi bergaya supermoto yang tak kalah gagah terlihat melintas di jalanan.

Sumber: OTO.com

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR