HOME » BERITA » ALASAN DI BALIK PENOLAKAN PEMBIAYAAN KREDIT MOBIL CHINA DAN KOREA

Alasan di Balik Penolakan Pembiayaan Kredit Mobil China dan Korea

Mandiri Utama Finance (MUF) tak mau biayai kredit mobil merek China dan Korea

Kamis, 20 Februari 2020 09:15 Editor : Ahmad Muzaki
Alasan di Balik Penolakan Pembiayaan Kredit Mobil China dan Korea
RUPS Mandiri Utama Finance (Merdeka.com)

OTOSIA.COM - Harga jual kembali di pasar mobil bekas yang cenderung rendah membuat Mandiri Utama Finance (MUF) tak mau biayai kredit mobil merek China dan Korea. MUF sendiri merupakan perusahaan pembiayaan produk otomotif anak usaha Bank Mandiri.

"MUF belum bisa membiayai kredit mobil China dan Korea, karena kami masih melihat resale value dari merek-merek tersebut. Saat ini portofolio pembiayan produk kami masih merek-merek utama dan beberapa merek Eropa," kata Stanley Setia Atmadja, Direktur Utama MUF, usai rapat umum pemegang saham perseroan di Plaza Mandiri Jakarta, Senin (17/2).

1 dari 2 Halaman

Kata Stanley, pihaknya masih memerlukan satu benchmark soal resale value mobil dari kedua negara yang sudah terbentuk di pasar dan secara statistik bisa diantisipasi oleh perusahaan pembiayaan seperti MUF.

Sejak dua tahun terakhir, pasar otomotif Indonesia kedatangan mobil merek China seperti Wuling dan DFSK. Sementara mobil merek Korea sudah lama bermain di pasar Indonesia lewat merek Hyundai dan KIA.

2 dari 2 Halaman

Pertimbangkan Biayai Kredit Mobil Hybrid dan Listrik

Terkait pembiayaan mobil ramah lingkungan seperti mobil berteknologi hybrid dan listrik, Stanley mengaku secara umum pihaknya menyambut baik mobil-mobil ramah lingkungan ini ke Indonesia. Selain karena faktor tren dan teknologi yang mengarah ke energi ramah lingkungan.

Menurutnya, MUF masih melihat pasar mobil ramah lingkungan dan model-modelnya belum banyak dipasarkan di Indonesia.

"Bila tiba saatnya, kami akan masukkan mobil ramah lingkungan seperti mobil hybrid dan mobil listrik dalam portofolio produk/layanan MUF. Kami masih melihat merek dan tipe mobil ramah lingkungan apa saja yang pantas kami biayai," ucapnya.

Saat ini sudah cukup banyak pabrikan yang pasarkan mobil hybrid dan mobil listrik di pasar Tanah Air, seperti Toyota Alphard Hybrid, Mitsubishi Outlander PHEV, Hyundai Ionic, dan lain sebagainya.

Sumber: Merdeka.com

 

BERI KOMENTAR