HOME » BERITA » ALASAN MULIA VOLVO TIDAK PATENKAN SEATBELT TIGA TITIK

Alasan Mulia Volvo Tidak Patenkan Seatbelt Tiga Titik

Seatbelt tiga titik ditemukan oleh insinyur Volvo, namun penemuan tersebut tidak dipatenkan. Berikut alasan mulianya

Selasa, 15 September 2020 16:15 Editor : Ahmad Muzaki
Alasan Mulia Volvo Tidak Patenkan Seatbelt Tiga Titik
Seatbelt tiga titik (Driving.co.uk)

OTOSIA.COM - Seatbelt atau sabuk pengaman tiga titik menjadi penemuan di bidang industri otomotif terpenting. Sebab dalam penerapannya, fitur keamanan ini cukup efektif melindungi pengguna mobil.

Di balik itu, lantas siapa sosok penemu seatbelt tiga titik?

1 dari 2 Halaman

Melansir dari laman Arnold Clark, seatbelt tiga titik ditemukan oleh Nils Bohlin pada tahun 1959. Ia sendiri merupakan seorang insinyur di Volvo.

Sebelum penemuan Nils Bohlin tersebut, seatbelt hanya berbentuk dua titik. Fitur ini tidak cukup bisa melindungi bagian pinggang pengemudi. Alhasil jika terjadi kecelakaan lebih banyak merugikan daripada menguntungkan.

2 dari 2 Halaman

Menariknya seatbelt tiga titik tidak dipatenkan oleh pihak Volvo. Pabrikan asal Swedia itu memilih untuk membuka paten dan seatbelt tiga titik boleh dipakai oleh pabrikan manapun. Mereka menilai jika penemuan tersebut memiliki nilai lebih jika digratiskan daripada dibuatkan paten atau untuk mendapatkan keuntungan.

"Keputusan untuk merilis paten sabuk pengaman tiga titik adalah visioner dan sejalan dengan prinsip pedoman keselamatan Volvo," kata Direktur pelaksana Volvo, Alan Dessell.

Atas penemuan penting tersebut, Nils Bohlin mendapatkan medali emas dari Royal Swedish Academy of Engineering Science pada 1995. Kemudian di tahun 1999 ia dinobatkan sebagai Automotive Hall of Fame.

BERI KOMENTAR