HOME » BERITA » ALASAN PRODUSEN MOTOR TAK RILIS AKSESORI RUTIN

Alasan Produsen Motor Tak Rilis Aksesori Rutin

Dunia modifikasi sepeda motor di Indonesia dapat dikatakan cukup besar. Hal ini terlihat dari banyaknya produk aksesoris aftermarket beredar di Indonesia, menyediakan kombinasi modifikasi tak terbatas untuk para penggemarnya.

Senin, 26 Februari 2018 17:15 Editor : Cornelius Candra
Foto : Nazar Ray

OTOSIA.COM - Dunia modifikasi sepeda motor di Indonesia dapat dikatakan cukup besar. Hal ini terlihat dari banyaknya produk aksesoris aftermarket beredar di Indonesia, menyediakan kombinasi modifikasi tak terbatas untuk para penggemarnya.

Menariknya meski potensinya cukup besar, agen pemegang merek sepeda motor justru tak begitu aktif menggarap segmen ini. Justru pihak ketiga atau produsen aksesori aftermarket yang lebih dinamis menghadirkan produk. Lantas apa alasannya?

Menurut Eddy Ang selaku Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), bagi produsen motor untuk meluncurkan aksesori secara rutin tidaklah mudah. Soalnya diperlukan berbagai pertimbangan dan persiapan hingga akhirnya dapat dirilis ke publik.

"Bagi kami ATPM agak komplek. Kalau kami mengeluarkan aksesori kami memperhitungkan apa yang sudah kami daftarkan ke Departemen Perhubungan, kemudian safetynya. Jadi tidak gampang kami mengeluarkan sesuatu tapi tidak diujicoba. Begitu selesai ujicoba mungkin trennya sudah selesai," jelas Eddy di Tangerang, Minggu (25/02).

Tak hanya itu, ketersediaan garansi juga menjadi perhitungan produsen motor untuk mengeluarkan aksesori, khususnya yang berkaitan dengan elektrikal. Soalnya keselamatan pengendara turut menjadi tanggung jawab produsen.

"Lebih baik aftermarket karena mereka lebih adaptif. Bagaimana pun cerita ATPM harus punya sesuatu yang lebih ke social responsibility-nya bagaimana nih. Orang naik motor harus benar-benar mendapatkan value dan tidak membahayakan mereka," jelas Eddy.

(kpl/fid/crn)

BERI KOMENTAR