HOME » BERITA » ANDREA IANNONE DAN ALEX RINS KUNJUNGI INDONESIA 3 FEBRUARI

Andrea Iannone dan Alex Rins Kunjungi Indonesia 3 Februari

Kamis, 18 Januari 2018 09:48 Editor : Ahmad Khoirudin
Foto: michelin.com

OTOSIA.COM - PT Suzuki Indomobil Sales berencana mendatangkan dua rider Suzuki Ecstar Andrea Iannone dan Alex Rins ke Indonesia pada 3 Februari mendatang. Berdasarkan undangan yang diterima redaksi otosia.com, Rabu (17/1), kedua rider tersebut akan meramaikan jambore nasional (Jamnas) komunitas dan klub Suzuki dari seluruh Indonesia di sirkuit Sentul, Bogor.

Menurut agend, Iannone dan Rins beserta tim Suzuki Ecstar akan melakukan parade bersama komunitas Suzuki. Kemudian Suzuki Ecstar dijadwalkan memberikan coaching riding tips sebelum fun race klub Suzuki digelar.

Kedatangan Iannone dan Rins ke Indonesia merupakan yang kedua kalinya setelah pada Februari tahun lalu menjadi bintang tamu pada peluncuran produk Suzuki GSX-R150 dan Suzuki GSX-S150 di Jakarta.

Tahun ini Suzuki Ecstar tetap mengandalkan Andrea Iannone dan Alex Rins, setelah menggantikan Maverick Vinales dan Aleix Esparagaro yang hengkang tim lain.

Sementara itu menghadapi MotoGP 2018, Iannone dan Rins menyatakan tetap optimistis tahun ini SuzukiEcstar akan lebih baik dari musim lalu kendati keduanya masih terus melakukan adaptasi dengan GSX-RR mereka.

Selain itu Iannone mengaku bahwa sulitnya beradaptasi dengan filosofi perusahaan Jepang adalah salah satu faktor utama mengapa dirinya kesulitan menghadapi MotoGP musim lalu. Hal ini ia ungkapkan dalam blog pribadinya di Team Suzuki Racing Magazine.

Iannone menjalani debut MotoGP pada 2013 lalu bersama Ducati. Sebagai orang Italia, The Maniac pun merasa sangat nyaman membela pabrikan yang berasal dari negara yang sama, ia tak perlu repot-repot menyesuaikan diri dengan metode dan mentalitas kerja orang di sekitarnya.

"Kami terus kesulitan dan saya butuh waktu lama untuk terbiasa. Saya baru di Suzuki, harus mulai dari nol untuk memahami motor dan filosofi kerja perusahaan Jepang. Setiap tim MotoGP berbeda, dan jika Anda menghabiskan bertahun-tahu di lingkungan yang sama, sangat rumit mengubah pendekatan kerja," tuturnya seperti dikutip bola.net.

Reporter : Nazar Ray

(kpl/nzr/rd)

BERI KOMENTAR