HOME » BERITA » ANGKA KECELAKAAN TINGGI, KEMENHUB UNGKAP PENYEBABNYA

Angka Kecelakaan Tinggi, Kemenhub Ungkap Penyebabnya

Ini faktor penyebab tingginya angka kecelakaan di Indonesia

Rabu, 21 April 2021 10:15 Editor : Ahmad Muzaki
Angka Kecelakaan Tinggi, Kemenhub Ungkap Penyebabnya
Kecelakaan truk (istimewa)

OTOSIA.COM - Siapa sangka, tingkat kecelakaan angkutan darat di Indonesia cukup tinggi. Berdasarkan Data Integrated Road Safety Management System (IRSMS) Kepolisian RI 2019, tercatat ada 109.244 kecelakaan, 29.478 di antaranya bersifat fatal.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, kecelakaan truk dan bus menjadi yang terbesar ke-2 setelah sepeda motor. Dirinya juga membeberkan beberapa faktor penyebabnya.

"Operasional angkutan yang tidak berkeselamatan seperti bus memuat muatan yang berlebihan, ini tidak hanya hari besar tapi di beberapa daerah terutama di Kalimantan, Sumatera dan sebagainya," ujar Budi dalam Sinergi Pemerintah dan Operator dalam Mewujudkan Angkutan yang Berkeselamatan, Selasa (20/4/2021).

1 dari 1 Halaman

Faktor lainnya ialah perilaku supir bus yang ugal-ugalan dalam berkendaran. Budi menyebut contoh fenomena tersebut, seperti "om telolet om" yang sempat viral, meski fenomena yang memicu perilaku ugal-ugalan tersebut sudah tidak ada lagi.

Kemudian, faktor kompetensi SDM pengemudi dan mekanik. Dalam beberapa kasus, Kemenhub dan Kepolisian menemukan bahwa supir tidak bisa dijadikan satu-satunya pihak yang salah dalam kasus kecelakaan.

"Kasus di Tanjakan Emen, saya tanya operator dan Kepolisian, sebetulnya supirnya tidak ada keluhan kinerja rem, tapi dari pengawasnya memberikan petunjuk yang tidak sesuai, lalu diakali dan akhirnya kecelakaan. Kami bersama Kepolisian selalu berkomitmen, kami sepakat, faktor penyebab kecelakaan tidak cuma pengemudi saja tapi ada pihak lain," ujar Budi.

Selain itu, ada beberapa penyebab kecelakaan lainnya, seperti gejala speleng kemudi, odol, pecah ban, rem bolong hingga rangka patah.

Penulis: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR