HOME » BERITA » ANGKUTAN DESA JADI SASARAN MODIFIKASI ANAK MILENIAL

Angkutan Desa Jadi Sasaran Modifikasi Anak Milenial

Kementerian Perindustrian bekerjasama dengan National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) menyelenggarakan digital AMMDes Digimodz yang mulai dibuka sejak 9 Juli lalu dan ditutup kemarin (5/8).

Selasa, 06 Agustus 2019 20:45 Editor : Ahmad Muzaki
Angkutan Desa Jadi Sasaran Modifikasi Anak Milenial
AMMDes modifikasi (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Dunia modifikasi digital kini tidak lagi dalam ruang lingkup mobil penumpang, namun sudah merambah angkutan pedesaan. Angkutan tersebut adalah Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) yang dicoba masuk ke ranah dunia modifikasi anak milenial.

Kementerian Perindustrian bekerjasama dengan National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) menyelenggarakan digital AMMDes Digimodz yang mulai dibuka sejak 9 Juli lalu dan ditutup kemarin (5/8).

Kemenperin AMMDes Digimodz merupakan kompetisi modifikasi digital yang memperebutkan piala Menteri Perindustrian RI dan uang Rp10 juta untuk pemenang pertama.

1 dari 2 Halaman

Tujuan Kompetisi

Angkutan Desa Jadi Sasaran Modifikasi Anak MilenialTujuan Kompetisi

Menurut Harjanto, Direktur Jenderal Indstri Logam, Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kemenperin, melalui kompetisi AMMDes Digimodz akan diperoleh banyak desain modifikasi yang sesuai dengan tujuan AMMDes, yaitu untuk meningkatkan produktifitas dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

??Peserta yang punya karya atau gagasan bagus akan dibuat realitanya. Artinya pemenang yang punya desain paling bagus akan dibuat produk (AMMDes-nya) pada bulan September,? kata Harjanto.

Hingga menjelang penutupan pendaftaran, terjaring sekitar 100 peserta dari beragam kalangan. Namun dari yang mendaftar, gererasi milenial mendominasi ketimbang kaum professional.

??Lebih 100 submission yang mendaftar dengan hasil beragam. Paling banyak, atau 70 persen yang submission bukan dari desain komunikasi visual atau profesional, tapi banyak dari anak SMP dan SMA karena sekarang mereka bisa belajar sendiri desain digital dari internet. Bahkan hasilnya mungkin bisa lebih bagus dari yang professional,? kata Andre Mulyadi, Founder NMAA.

2 dari 2 Halaman

Faktor Penilaian

Angkutan Desa Jadi Sasaran Modifikasi Anak MilenialFaktor Penilaian

Mengenai faktor utama penilaian, Andre menyatakan bukan hanya desain yang keren, namun dapat diaplikasikan dalam bentuk sesungguhnya dan berguna untuk masyarakat pedesaan.

??Bukan keren aja, tapi mobilnya juga harus berguna bagi masyarakat pedesaan, masuk ke konsep pedesaan. Kami menyambut baik. Ini merupakan tantangan dari industri modifikasi dan aftermataket. Kami berfikir apan yang bisa dikolaborasikan untuk negara. Ternyata respon (AMMDes Digimodz) cukup antusias, bagaimana sebuah desain bisa diaplikasikan di angkutan di pedesaan,? terang Andre.

Baik Kemenperin maupun NMAA berharap lewat AMMDes Digimodz akan diperoleh banyak desain modifikasi yang sesuai dengan tujuan AMMDes, yakni untuk meningkatkan produktifitas dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Hasil desain terbaik dalam kompetisi ini akan dibuat dalam bentuk nyata dan dipamerkan pada acara Indonesia Modification Expo (IMX) pada tanggal 28 September 2019 mendatang di Balai Kartini Jakarta.

BERI KOMENTAR