HOME » BERITA » ANIES BASWEDAN: ATURAN GANJIL GENAP MOTOR SAAT PSBB MASA TRANSISI JAKARTA BISA BATAL

Anies Baswedan: Aturan Ganjil Genap Motor Saat PSBB Masa Transisi Jakarta Bisa Batal

Pemprov DKI memantau jumlah warga yang melakukan kegiatan bepergian selama PSBB masa transisi. Bila dinilai diperlukan, maka sistem ganjil genap akan diterapkan

Senin, 08 Juni 2020 12:15 Editor : Ahmad Muzaki
Anies Baswedan: Aturan Ganjil Genap Motor Saat PSBB Masa Transisi Jakarta Bisa Batal
Pengendara memasuki kawasan aturan ganjil-genap, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (6/6/2020). Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan Pergub nomor 51 Tahun 2020 yang didalamnya mengatur pembatasan kendaraan dengan rekayasa ganjil-genap untuk sepeda motor

OTOSIA.COM - Untuk melakukan pengendalian saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana terapkan sistem ganjil genap terhadap sepeda motor.

Namun kebijakan ini bisa saja batal jika dinilai tak begitu diperlukan. Sebenarnya hal ini bergantung pada jumlah kasus Corona (COVID-19) di Jakarta.

"Jadi gini, ada dua, satu emergency break, satu ganjil genap, dua-duanya untuk pengendalian. Tapi kita akan lihat jumlah kasus," kata Anies di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2020).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyatakan, Pemprov DKI juga memantau jumlah warga yang melakukan kegiatan bepergian selama PSBB masa transisi. Bila dinilai diperlukan, maka sistem ganjil genap akan diterapkan.

"Bila tidak diperlukan ya tidak digunakan. Sama seperti PSBB, bila wabahnya ternyata meningkat, jumlah kasus bertambah maka diterapkan PSBB. Jadi bukan berarti kalau ada dalam aturan pasti dilaksanakan, pasti digunakan," tutur Anies menjelaskan.

1 dari 1 Halaman

Pergub PSBB Transisi

Pengendara melintasi kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Sabtu (6/6/2020). Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan Pergub nomor 51 Tahun 2020 yang didalamnya mengatur pembatasan kendaraan dengan rekayasa ganjil-genap untuk sepeda motor dan mobil. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menerbitkan Pergub Nomor 51 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif.

Dalam aturan tersebut diatur juga terkait pembatasan kendaraan pakai sistem ganjil genap. Bukan hanya untuk mobil, tetapi juga sepeda motor.

Direktorat Lalu Lintas bersama dengan Dinas Perhubungan DKI terus berkordinasi untuk merealisasikan Pergub tersebut.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menyebut, pemberlakuan ganjil genap saat ini hanya diterapkan untuk kendaraan roda empat.

Sedangkan untuk sepeda motor masih dikoordinasikan dengan pemangkau kebijakan terkait ruas jalan mana yang akan diterapkan sistem ganjil genap untuk kendaraan roda dua.

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR