HOME » BERITA » ANIES BASWEDAN MINTA KENDARAAN PRIBADI MENGALAH SAAT ROMBONGAN PEMBAWA TABUNG OKSIGEN MELINTAS

Anies Baswedan Minta Kendaraan Pribadi Mengalah saat Rombongan Pembawa Tabung Oksigen Melintas

Warga yang mengendarai kendaraan pribadi diminta untuk menepi saat rombongan pengangkut tabung oksigen melintas.

Sabtu, 03 Juli 2021 13:15 Editor : Dini Arining Tyas
Anies Baswedan Minta Kendaraan Pribadi Mengalah saat Rombongan Pembawa Tabung Oksigen Melintas
Warga antre untuk mengisi tabung oksigen (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta pengguna kendaraan pribadi agar menepi jika rombongan pengangkut tabung oksigen melintas. Rombongan yang juga akan mendistribusikan oksigen untuk pasien COVID-19 itu akan dikawal oleh Dinas Perhubungan.

Hal itu disampaikan Anies melalui unggahan di akun Instagram @aniesbaswedan pada Jumat (2/7/2021).

"Menepi sejenak, berikan jalanmu. Jika bertemu rombongan Dinas Perhubungan yang mengawal truk-truk Dinas Bina Marga, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Satpol PP saat mengangkut dan mendistribusikan tabung-tabung oksigen kepada mereka yang membutuhkan," kat Anies dalam unggahan tersebut.

1 dari 2 Halaman

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyatakan kontribusi kecil tersebut dapat membatu pihak Pemprov DKI Jakarta. Selain itu, dia juga meminta agar masyarakat berkegiatan di rumah selama pelaksanaan PPKM darurat.

"Dua minggu ke depan sebisa mungkin berkegiatan di rumah saja, hanya keluar rumah untuk kebutuhan penting, seperti vaksinasi misalnya," jelas dia.

Sementara itu, pemerintah memutuskan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat. Tarik rem darurat ini dilakukan karena lonjakan kasus COVID-19 di Tanah Air terutama karena adanya varian baru Virus Corona.

2 dari 2 Halaman

"Pandemi COVID-19 dalam beberapa hari terakhir berkembang sangat cepat karena varian baru yang juga menjadi persoalan serius di banyak negara. Situasi ini mengharuskan kita mengambil langkah-langkah yang lebih tegas agar bisa bersama-sama membendung penyebaran COVID-19 ini," kata Jokowi seperti disiarkan langsung dalam akun Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (1/7/2021).

Menurut dia, kebijakan ini diambil setelah mendapat masukan dari para menteri, ahli terkait dan kepala daerah.

"Saya memutuskan untuk memberlakukan PPKM Darurat sejak 3 Juli hingga 20 Juli khusus di Jawa dan Bali," ujar Jokowi.

Reporter: Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR