HOME » BERITA » ANIES BASWEDAN TANGGAPI CURHATAN JOKOWI KENA MACET DI KUNINGAN

Anies Baswedan Tanggapi Curhatan Jokowi Kena Macet di Kuningan

Jokowi sempat terjebak macet di daerah Kuningan. Anies Baswedan pun angkat bicara terkait hal ini.

Jum'at, 29 November 2019 15:15 Editor : Cornelius Candra
Anies Baswedan Tanggapi Curhatan Jokowi Kena Macet di Kuningan
Anies Baswedan (LIputan6.com)

OTOSIA.COM - Pada Kamis (28/11) kemarin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluh sempat terjebak kemacetan di Kuningan, Jakarta, ketika akan menghadiri pertemuan dengan Bank Indonesia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum bisa komentar banyak. Dia mengaku akan mencari tahu dimana lokasi Jokowi terkena macet.

"Nanti saya cek dulu ya, persisnya titiknya," ucap Anies Baswedan, di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (29/11).

1 dari 2 Halaman

Cek Penyebab Macet

Anies Baswedan Tanggapi Curhatan Jokowi Kena Macet di KuninganCek Penyebab Macet

Mengutip dari Merdeka.com, Anies mengakui, di beberapa jalanan di Jakarta memang sering menjadi titik kemacetan. Namun Anies akan mencari tahu terlebih dahulu penyebab kemacetan di titik lokasi yang dilintasi Presiden Jokowi.

"Saya cek dulu apakah benar karena itu atau tidak. Jadi insiden-insiden begitu sering terjadi tuh. 1-2 Ruas jalan yang macet, tapi saya cek dulu, baru saya kasih keterangan," sambung Anies.

2 dari 2 Halaman

Curhat Jokowi

Anies Baswedan Tanggapi Curhatan Jokowi Kena Macet di KuninganCurhat Jokowi

Presiden Jokowi yang akan menghadiri acara pertemuan tahunan Bank Indonesia, di Lotte Avenue, Kuningan, Jakarta Selatan. Jokowi mengeluhkan akses menuju lokasi yang dipenuhi kemacetan.

"Tadi ke sini macet, 30 menit berhenti," kata dia di lokasi, Kamis (28/11).

Seperti diketahui, kawasan Kuningan tersebut terkenal dengan lalu lintasnya yang selalu macet dan dipadati oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Dia pun mengaitkan hal tersebut dengan keputusan untuk memindahkan Ibu Kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

"Itulah kenapa ibu kota di pindah," ujarnya disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.

Namun Jokowi juga menegaskan, kemacetan bukan hal utama yang menjadi alasan pemindahan ibu kota tersebut. "Dan karena alasan yang banyak lainnya," ujarnya.

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR