HOME » BERITA » ANJLOK 50 PERSEN, PASAR MOBIL BEKAS DIPREDIKSI PULIH 3 BULAN KE DEPAN

Anjlok 50 Persen, Pasar Mobil Bekas Diprediksi Pulih 3 Bulan ke Depan

Pasar mobil bekas diprediksi mulai bangkit dalam waktu tiga bulan ke depan setelah anjlok 50 persen akibat pandemi COVID-19

Jum'at, 26 Juni 2020 22:15 Editor : Nazarudin Ray
Anjlok 50 Persen, Pasar Mobil Bekas Diprediksi Pulih 3 Bulan ke Depan
Ilustrasi mobil bekas (tpr.org)

OTOSIA.COM - Pandemi corona COVID-19 memukul penjualan otomotif, termasuk mobil bekas. Bahkan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menyebabkan 68% dealer harus berhenti beroperasi sementara waktu.

Menurut survei salah satu situs marketplace di Tanah Air, di masa pandemi COVID-19 banyak orang yang terpaksa menunda untuk membeli mobil seken sampai situasi perekonomian membaik.

Penelitian yang melibatkan 895 responden, yang terdiri dari dealer, pembeli, dan penjual personal berlangsung mulai 17 Mei hingga 1 Juni 2020.

Hasil survei mendapati, kendati pembelian mobil bekas tertunda hingga 50% responden telah berencana untuk melakukan pembelian mobil setahun kedepan.
Pergeseran preferensi masyarakat dari transportasi massal publik dan online ride-sharing ke kendaraan pribadi sebesar, masing-masing 21% dan 23%

1 dari 1 Halaman

Adanya potongan alokasi dana untuk pembelian mobil, mengakibatkan 54% responden mempertimbangkan untuk membeli mobil bekas.

Penundaan pembelian mobil disebabkan adanya pergeseran prioritas ke kebutuhan pokok dan peralatan kebersihan. Namun seiring dimulainya fase new normal di berbagai kota di Indonesia dan juga di dunia, industri di sektor ini diproyeksikan akan berangsur membaik.

Temuan lainnya, lebih dari 60% responden mengungkapkan pemulihan akan berlangsung selama lebih dari tiga bulan.

Meski demikian, industri mobil bekas diharapkan akan mulai pulih dalam waktu 2-3 bulan dengan pemulihan berbentuk V (V-Shape recovery), yang umumnya ditandai dengan kenaikan tajam ke puncak kurva (pemulihan cepat) setelah sebelumnya menurun tajam.

BERI KOMENTAR