HOME » BERITA » APA JADINYA JIKA TEKANAN TURBO TERLAMPAU TINGGI?

Apa Jadinya Jika Tekanan Turbo Terlampau Tinggi?

Sabtu, 22 April 2017 18:15

Apa Jadinya Jika Tekanan Turbo Terlampau Tinggi?
Foto: Istimewa
Editor : Fitradian Dhimas

Otosia.com - Pada era modern, pabrikan mobil berbondong-bondong mengembangkan mesin kecil yang dilengkapi oleh induksi paksa berupa Turbocharger, atau turbo.

Turbo sebagai induksi sering kali menjadi penambah tenaga instan, selama dalam tekanan yang normal dan tidak berlebihan.

Cara kerja sebuah turbocharger endiri adalah sebagai komponen tambahan motor bakar yang berfungsi untuk menambah jumlah udara yang masuk ke dalam ruang bakar, dengan memanfaatkan energi panas yang terkandung di dalam gas buang mesin.

Namun, jika tekanan turbo ditingkatkan secara berlebihan, mesin kemungkinan besar bakal mengalami kerusakan parah, hingga piston pun hancur lebur.

Sia-sisa piston akibat tekanan turbo terlampau tinggi

Seperti yang dialami oleh Saab 9-5 ini, yang dengan turbo standar memiliki tenaga sebesar 230 hp, dan pemiliknya memutuskan untuk menaikkan tekanan turbo secara drastis.

Hasilnya, piston nomor 1 hancur tak terbentuk, hingga mengakibatkan bengkokan pada pompa olinya dan mesin harus diganti seutuhnya.

(kpl/fdk)

Museum SAAB
 
19 Foto






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-4-22
detail

BERITA POPULER