HOME » BERITA » APA KABAR SUPERMOTO MINI KAWASAKI KSR 110 PRO, KAPAN BERUBAH?

Apa Kabar Supermoto Mini Kawasaki KSR 110 Pro, Kapan Berubah?

Sejak diluncurkan tahun 2011 silam hingga kini belum ada tanda-tanda supermoto mini Kawasaki KSR 110 bakal berubah ke mesin injeksi.

Kamis, 17 Desember 2020 10:15 Editor : Nazarudin Ray
Apa Kabar Supermoto Mini Kawasaki KSR 110 Pro, Kapan Berubah?
Kawasaki KSR 110 Pro dibanderol Rp 30,8 juta (Kawasaki)

OTOSIA.COM - Sepeda motor berukuran mini punya penggemar tersendiri. Lantaran dinilai sebagai motor hobi, populasinya pun tidak banyak. Misalnya Kawasaki KSR 110. Namun kini, KSR 110 kalah populer dengan Z125 Pro yang juga sama-sama berukuran kecil.

Kabarnya KSR 110 popularitasnya mulai memudar di Thailand. Tidak heran jika sejak diluncurkan tahun 2011 hingga kini, motor dengan sistem pengabutan karburator ini hanya mengalami satu perubahan pada tahun 2013.

Pada tahun 2013 lalu Kawasaki Motor Indonesia merilis grafis warna dan sistem kopling baru. Supermoto mini ini pun dinamai KSR 110 Pro.

Jika di Thailand nama KSR 110 sudah memudar, bagaimana dengan Indonesia? Pasalnya KSR 110 Pro didatangkan langsung dari Negeri Gajah Putih.

1 dari 2 Halaman

Meski tidak sebagus penjualan Z125 Pro, Kawasaki Motor Indonesia memastikan bahwa KSR 110 Pro tetap dijual di Indonesia selama Thailand tidak menyetop produksi.

"(Memang) di Thailand stop trend. Tapi kita masih dijual. Sebulan sekitar 100-an unit," kata Sucipto Wiyono, Line Head Sales and Production Department Marketing and Sales Division Kawasaki Motor Indonesia.

Sejauh ini Kawasaki belum berencana melakukan perubahan KSR 110 pada tahun depan untuk mengejar ketertinggalan dengan saudaranya Z125 Pro, baik di Thailand maupun untuk pasar Indonesia.

Dengan kata lain Kawasaki belum berniat mengganti jantung pacu KSR 110 dengan mesin injeksi seperti halnya Z125 Pro. "So far belum ada (rencana perubahan)," kata Sucipto.

 

2 dari 2 Halaman

Mesin dan harga

KSR 110 Pro masih mengandalkan sistem karburator

Kawasaki KSR 110 dibekali mesin 111 cc empat tak SOHC silinder tunggal, dan sanggup memuntahkan tenaga 7,9 PS pada 8.000 rpm dan torsi 8,1 Nm pada 6.000 rpm. Pasokan tenaga yang dikirim ke ruang bakar menggunakan karburator Keihin PB18.

Motor yang beredar juga di Malaysia dan Filipina ini memiliki panjang 1,67 meter, lebar 0,70 m, dan tinggi 0,995 m, serta jarak sumbu roda 1,165 m. Kapasitas tangki bahan bakar motor berbobot 85 kg ini dapat menampung 7,3 liter bensin.

Untuk kaki-kaki, suspensi memakai teleskopik upside down di depan dan unitrack di roda belakang. Ban depan memakai ukuran 100/90?12 49J dan belakang 100/90?12 49J, dan dilengkapi rem cakram tunggal.

KSR 100 Pro dijual Rp 30,8 juta, sedangkan Z125 Pro dibanderol Rp 34,1 juta.

BERI KOMENTAR