HOME » BERITA » APA MAKSUDNYA STANDAR EURO 3 YANG BERLAKU DI INDONESIA?

Apa Maksudnya Standar EURO 3 yang Berlaku di Indonesia?

Senin, 14 September 2015 18:45

Apa Maksudnya Standar EURO 3 yang Berlaku di Indonesia?
Ilustrasi knalpot by irectcycleparts.com
Editor : Nurrohman Sidiq

Otosia.com - Indonesia sudah memberlakukan standar emisi kendaraan EURO 3 untuk semua kendaraan yang masuk ke dalam negeri. Lantas apa sih maksudnya emisi EURO 3?

EURO merupakan singkatan dari European Emission Standards. Regulasi ini tidak hanya diadopsi di Eropa saja, tapi juga beberapa negara di dunia, tak terkecuali Indonesia. Setiap negara dan setiap kendaraan memiliki batas amannya masing-masing sesuai kebutuhan.

Semakin menjamurnya kendaraan di dunia yang memakai bahan bakar fosil, selaras dengan kanaikan kadar tebalnya polusi udara. Itulah pekerjaan rumah yang selalu menjadi pertimbangan para pabrikan otomotif seblum menjual produknya ke sebuah negara.

EURO mewajibkan tiap unit produksi kendaraan mengandung batasan kadar gas buang tertentu, seperti  nitrogen oksida (NOx), hidrokarbon (HC) dan karbon monoksida (CO). Setiap naik satu level EURO, misalkan dari EURO 1 ke EURO 2, aturan semakin ketat dan terpenting lagi, lebih ramah.

Ilustrasi sederhananya adalah EURO 2 mengatur bahwa emisi CO setiap kendaraan maksimum 2,2 g/km. Standar tersebut jelas lebih ramah dibandingkan dengan EURO 1 yang mengharuskan kandungan CO 2,72 g/km.

Itu berarti EURO 3 yang berlaku di Indonesia sekarang, lebih ketat lagi ketimbang aturan yang sebelumnya, yakni 0.3gr/km hidrokarbon (HC), 0,15 gr/km nitro oksida (NOx), dan hanya 2gr/km untuk karbonmonoksida (CO). Pemberlakuan regulasi tersebut memang sangat perlu dilakukan mengingat tingkat polusi udara nan semakin merisaukan di Indonesia.

(kpl/sdi)






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-4-19
detail

BERITA POPULER