HOME » BERITA » APA SAJA YANG AKAN DISUGUHKAN OLEH IIMS 2019?

Apa Saja yang Akan Disuguhkan oleh IIMS 2019?

Beberapa produsen otomotif menyatakan akan melakukan peluncuran perdana di IIMS 2019, termasuk penyegaran terhadap produk-produk yang sudah ada.

Kamis, 31 Januari 2019 21:45 Editor : Nurrohman Sidiq
Ilustrasi IIMS 2018 (Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 akan dihelat di JIExpo Kemayoran pada 25 April – 5 Mei 2019 mendatang. Dalam waktu 11 hari, pameran otomotif akbar ini akan menyajikan serangkaian inovasi segar dengan spirit digitalisasi, Electric Vehicle (EV) dan keberanian menampilkan karya anak bangsa.

Hingga saat ini total exhibitor untuk mobil yang turut serta dalam gelaran IIMS 2019 adalah BMW, Chevrolet, Datsun, DFSK, HASCAR Authorized General Distributor for Jeep, Honda, Hyundai, Mazda, MINI, Mitsubishi, Nissan, Renault, Suzuki, Toyota dan Wuling. Kemudian untuk motor hadir antara lain: Aprilia, Benelli, BMW Motorrad Indonesia, Harley Davidson, Honda, Kawasaki, Kymco, Moto Guzzi, Piaggio dan Vespa.

Beberapa produsen otomotif menyatakan akan melakukan peluncuran perdana di IIMS 2019, termasuk penyegaran terhadap produk-produk yang sudah ada.

Hendra Noor Saleh, Project Director IIMS menyebut, penjualan sales yang tahun ini sudah melebihi target dari tahun lalu. "Mengejutkan karena dalam waktu 3 bulan sebelum IIMS, sales kami sudah mencapai 80%. Namun hal ini tidak membuat kami berpuas diri, kami terus berusaha untuk menghadirkan pameran otomotif yang semakin menarik, agar antusiasme pengunjung IIMS akan berdampak positif bagi seluruh stakeholder," ujarnya.

IIMS 2019 juga akan menghadirkan New Infinite Acessories & Sparepart Area pada Hall C3. Antusiasme pelaku acessories & sparepart, baik roda empat dan roda dua akan ditempatkan pada hall baru ini. Serta dukungan asosiasi aftermarket Perkumpulan Pengusaha Aksesoris Mobil Indonesia (PAHAMI) yang pada kesempatan ini akan hadir di hall B1 & B2, JIExpo Kemayoran.

Selain itu, pada Hall C3 juga akan menampilkan program terbaru IIMS 2019 yaitu Motorsport Zone dengan ragam sparepart serta kegiatan terkait dunia balap akan diselenggarakan pada area ini.

Dalam rangka mendukung perkembangan mobil listrik di Indonesia, IIMS menghadirkan Formula Racing Championship. Program ini diupayakan untuk memberikan kesempatan bagi anak bangsa yang memiliki prestasi di bidang otomotif, khususnya mobil listrik untuk tampil di mata publik.

Sebagai ajang bergengsi dalam balapan mobil listrik antar universitas yang akan hadir di IIMS 2019, mahasiswa teknik yang ada di Indonesia akan berlomba dan berkreasi membuat mobil balap listrik pada tanggal 25 – 26 April 2019.

Setelah itu, The Wasteland Project akan hadir dan memberikan edukasi mengenai dunia custom bike machine. Memanfaatkan barang-barang daur ulang, The Wasteland Project merupakan sebuah karya kerjasama dengan builder ternama di Indonesia, Bingky. Selain custom bike machine, akan diadakan interior class, recycle class, carving class, artwork class dan sculpting class oleh para ekspertis. The Wasteland Project juga menghubungkan komunitas untuk ikut andil dalam kegiatan the wasteland project.

Program edukasi lainnya dan terbaru pada tahun ini adalah IIMS Student Fest, yaitu wadah dari berbagai bidang prestasi siswa, mahasiswa dan anak muda kreatif. Prestasi yang akan di tampilkan tidak hanya dari otomotif saja, akan tetapi ada juga dari bidang olahraga, karya seni dan masih banyak lagi.

Konten IIMS lainnya adalah Indonesia Custom Bike Expo & Championship, sebuah ajang perlombaan motor-motor kustom hasil kolaborasi dengan INCREASE (Innovative and Creative Automotive Society). Tidak lupa Pahami Audio Contest, kompetisi audio mobil yang menggabungkan beberapa asosiasi audio akan turut meramaikan kembali IIMS 2019.

Dyandra Promosindo menyatakan optimistis IIMS tahun ini lebih baik dari tahun lalu lantaran pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi naik 5,4%. Disamping itu juga adanya inftrastruktur baru di kawasan barat hingga ujung timur Indonesia.

"IIMS diharapkan selalu memberikan kontribusi positif untuk penjualan mobil 1,1 juta unit dan motor 6,4 juta unit di tahun 2019 ini. Belum lagi jika melihat degub nadi transaksi bisnis dalam ekosistem otomotif Indonesia. Seperti after market, aksesoris, suku cadang, e-commerce, leasing, perbankan, mobil atau motor bekas, dan inisiatif komunitas," tutup Hendra.

(kpl/prl/nzr/sdi)

BERI KOMENTAR