HOME » BERITA » AQUAPLANING, TOYOTA FORTUNER TABRAK PICK PICKUP HINGGA TERBALIK DI TOL MALANG-SURABAYA

Aquaplaning, Toyota Fortuner Tabrak Pick Pickup Hingga Terbalik di Tol Malang-Surabaya

Toyota Fortuner yang mengalami aquaplaning saat melintas di jalan tol Malang-Surabaya menabrak pickup dan pembatas jalan sebelum akhirnya terbalik.

Rabu, 27 Januari 2021 06:39 Editor : Dini Arining Tyas
Aquaplaning, Toyota Fortuner Tabrak Pick Pickup Hingga Terbalik di Tol Malang-Surabaya
Toyota Fortuner teralik di tol Malang-Surabaya (Instagram/rtmcjatim)

OTOSIA.COM - Kecelakaan lalu lintas melibatkan satu Toyota Fortuner dan pickup Mitsubishi, Selasa (26/1/2021) pukul 15.12 WIB. Kecelakaan yang terjadi di KM 78.200/B Tol Malang-Surabaya itu menyebabkan Fortuner hingga terbalik.

Dilansir dari Instagram RTMC Polda Jatim, peristiwa itu bermula saat Toyota Fortuner L 1721 RB yang dikendarai Sadiq melaju di lajur kanan dengan kecepatan sedang dari arah Malang menuju Surabaya. Kondisi di jalan saat kecelakaan terjadi hujan deras.

Setibanya mobil tersebut di KM 78.200/B pengemudi Sadiq mengalami aquaplaning hingga akhirnya kehilangan kontrol atas kemudinya. Dia kemudian berusaha menghindari pembatas jalan di sebelah kanan.

1 dari 3 Halaman

Tapi sayangnya, Toyota Fortuner itu justru menabrak sisi kanan pickup Mitsubishi N 8693 WE yang dikendarai oleh Saiful Arifin. Akibat tabrakan itu, mobil pickup ikut oleng hingga terbalik di lajur lambat.

Sedangkan Toyota Fortuner menabrak pembatas jalan di sebelah kiri, sebelum akhirnya terbalik di luar pembatas jalan. Menurut petugas, pengemudi Toyota Fortuner tidak mengalami luka-luka, sementara pengemudi pickup mengalami luka berat di bagian kepala dan penumpang pickup mengalami luka ringan.

2 dari 3 Halaman

Apa Itu Aquaplaning?

Saat musim hujan, risiko berkendara semakin tinggi. Salah satu penyebabnya adalah jalanan yang licin. Risiko ini dikenal dengan nama aquaplaning atau hydroplaning. Hydroplaning atau aquaplaning adalah kondisi ban mobil yang kehilangan penapakan (traksi) pada permukaan jalan saat mobil melintasi genangan air di permukaan jalan.

Penyebab hydroplaning ini adalah kondisi yang terjadi saat air terakumulasi di depan ban mobil. Pada dasarnya permukaan ban mobil selalu dapat menapak pada permukaan jalan karena menahan bobot mobil. Apabila mobil dikendarai dengan kecepatan tertentu, maka tekanan ban pada jalan akan berkurang.

Di sisi lain, air meskipun terlihat sangat encer. Tetapi ternyata air memiliki viskositas (kekentalan) tertentu sehingga membutuhkan waktu untuk mengalir atau berpindah tempat sekalipun mendapatkan tekanan yang cukup besar (sebesar bobot sebuah mobil).

3 dari 3 Halaman

Bila mobil melaju dengan kecepatan tertentu maka sebagian air yang tak sempat dipindahkan oleh permukaan ban akan tetap tertahan di bawah ban. Kemudian membentuk lapisan tipis tetapi cukup untuk menahan permukaan ban mobil sehingga tidak menyentuh permukaan jalan.

Saat ban kehilangan penapakan/penjejakan di permukaan jalan, maka upaya pengereman dan pengendalian setir menjadi tidak tidak efektif. Hal ini dapat menyebabkan mobil tidak bisa direm atau keluar dari jalur semestinya.

Apabila ini terjadi di jalan yang ramai maka dapat menyebabkan terjadinya tabrakan. Dalam kondisi ekstrim hydroplaning dapat menyebabkan mobil mengalami kecelakaan tunggal serius seperti terbalik atau menabrak bangunan di pingir jalan.

BERI KOMENTAR