HOME » BERITA » ASAH REFLEKS, INTIP GAYA LATIHAN PERTAMA ANAK DIDIK ROSSI

Asah Refleks, Intip Gaya Latihan Pertama Anak Didik Rossi

Jum'at, 14 September 2018 21:45 Editor : Dini Arining Tyas
Foto by Yamaha

OTOSIA.COM - Pembalap muda Indonesia Muhammad Faerozi Toreqottulah yang berlatih di markas Valentino Rossi di Italia telah memulai latihan pertama. Selain latihan MiniGP dan Gokart di sirkuit Misano Italia, penghuni Yamaha VR46 Master Camp ini melakoni latihan balap yang paling disukainya, flat-track di VR46 Motor Ranch, Tavullia.

Sebelum berlatih MiniGP selama 2 jam dengan motor special-engine Yamaha YZ85, Faeroz, sapaan akrabnya, menjalani Technical-Briefing selama sekitar 15 menit oleh pembalap Moto3 yang tergabung di tim SKY Racing Team VR46, Nicolo Bulega.

Foto by Yamaha

Mengikuti MiniGP selama 4 tahap bertujuan mengasah kemampuan bermanuver dan gerakan respon yang lebih cepat. Karakter tenaga YZ85 yang responsif dipastikan dapat mempertajam gaya refleks pembalap.

Faeroz yang berusia 15 tahun terus mempertajam catatan waktunya dalam setiap tahapan. Mulai sesi awal dengan best-time 43,333 detik, kemudian sesi 2 menjadi 40,956 detik, lanjut sesi 3 dan sesi 4 masing-masing 40,511 detik dan 40,061 detik. Alhasil, lebih baik hingga 3 detik.

Foto by Yamaha

Nicolo Bulega sendiri menorehkan best-time 39,343 detik. Pada sesi akhir atau ke-5 dilakukan kompetisi MiniGP. Faeroz sempat terjatuh dua kali saat fight dengan Bulega. Namun bangkit dan berjuang hingga dapat finish ke-4. Bulega yang berumur 18 tahun memberikan apresiasi pujian pada Faeroz yang sempat bertarung dengannya.

Sesi MiniGP sangat penting bagi saya, karena saya belajar banyak tentang bagaimana saya dapat meningkatkan gaya balap saya. Untuk Go-kart membantu saya untuk mengerti bagaimana anda harus menggunakan tubuh bagian atas. Kami juga menghabiskan waktu untuk mempelajari teknik dasar pada flat-track, kontrol dalam membuka throttle gas, posisi tubuh dan menjaga keseimbangan. Banyak yang telah dilakukan dalam satu hari, itu sangat menyenangkan!," ungkap Faeroz.

Foto by Yamaha

Pembalap asal Lumajang, Jawa Timur menjadi yang tercepat diantara 3 starter Yamaha VR46 Master Camp lainnya, yaitu Muhammad Aiman Bin Tahiruddin (Malaysia/ 16 tahun), kemudian Nazirul Izzat Bin Muhammad Bahauddin (Malaysia/ 18 tahun) dan Shota Yokohama (Jepang/ 16 tahun). Faeroz berjarak sekitar 0,7 detik dari ukiran waktu Bulega.

Setelah melakukan istirahat selama lebih kurang setengah jam, Faeroz dan 3 peserta Yamaha VR46 Master Camp lainnya menjalani latihan balap go-kart yang disediakan oleh Birel Art dan TM Racing. Pada balapan ini yang digelar 5 sesi ini, sebagai pembelajaran dalam kontrol kemudi dan penggunaan tubuh bagian atas serta bagaimana mengatur ritme balap lebih baik.

Foto by Yamaha

Kembali Faeroz mempertajam waktu tempuhnya hingga tercatat 45,201 detik pada sesi 4. Dibanding sesi 1 menorehkan 46,671 detik. Jadi ada peningkatan hingga 1,4 detik. Dalam 4 sesi yang dijalani, Faeroz bergantian ada di posisi 1 atau 2. Saat race go-kart (sesi 5), racer yang konsen di balap AP250 Asia Road Racing Championship (ARRC) 2018 ini, finish diposisi ke-3.

Latihan terakhir di hari perdana ini ditutup dengan flat-track di Tavullia, Italia dalam bimbingan Marco Belli yang memiliki prestasi signifikan yaitu tiga kali meraih juara flat-track Inggris dan dua kali juara flat-track Amerika dan Eropa.

Program hari pertama seperti biasa terdiri dari slalom diantara rintangan kun, kemudian mempraktekkan posisi tubuh yang benar dan menciptakan pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara motor, ban dan trek. Sebetulnya, kami memiliki program pengenalan yang lebih lama yang dijadwalkan untuk sesi pertama, tetapi karena tingkat keterampilan peserta, maka kami melewatkan beberapa latihan biasa, jadi kami sudah dapat menggunakan dua oval," terang Marco Belli.

Reporter : Siaran Pers

(kpl/prl/tys)

BERI KOMENTAR