HOME » BERITA » ATURAN BALAP MOTOGP 2021 DIPERBARUI, APA SAJA?

Aturan Balap MotoGP 2021 Diperbarui, Apa Saja?

FIM memperbarui beberapa aturan dalam balap MotoGP 2021. Diantaranya mengizinkan kembali pembalap wildcard di semua kelas.

Kamis, 26 November 2020 18:45 Editor : Dini Arining Tyas
Aturan Balap MotoGP 2021 Diperbarui, Apa Saja?
Pol Espargaro dan Fabio Quartararo (KTM Factory Racing)

OTOSIA.COM - Ada banyak hal yang berbeda dari balap MotoGP 2020. Mulai dari gelarannya yang hanya di Eropa, situasi balapan tanpa penonton, hingga tak adanya pembalap wildcard.

Kini ada beberapa aturan balap yang diprebarui oleh Federation Internationale de Motocyclisme (FIM). Yakni, aturan bendera kuning, wildcard, pitlane speeding, deposit Protes dan Banding, serta penyelenggara Grand Prix terbaik 2020.

Berikut rincian aturan-aturan yang diperbarui tersebut, dikutip dari Motogp.com:

1 dari 2 Halaman

1. Bendera Kuning

Pembalap yang melhat bendera kuning dikibarkan harus memperlambat laju motor untuk melindungi pembalap lain yang jatuh dan para marshal.

2. Pitlane Speeding

Hukuman bagi pembalap yang mengebut di pitlane saat balapan akan diubah menjadi dua kali long lap penalty. Hukuman sebelumnya adalah ride through penalty. Tapi FIM memiliki hak untuk memberikan hukuman lebih lanjut atau berbeda jika kecepatannya sangat tinggi.

2 dari 2 Halaman

3. Uang Jaminan untuk Protes dan Banding

Aturan ini berubah juga. Uang jaminan milik setiap orang atau badan yang protes atau banding akan dikembalikan jika upaya tersebut berhasil. Sedangkan aturan saat ini adalah uang jaminan tersebut akan tetap hangus dan masuk ke dana yang dikelola FIM untuk penggunaan bertujuan baik.

4. Wildcard

Karena COVID-19, tak ada pembalap wildcard di musim 2020. Wildcard akan kembali diizinkan untuk semua kelas pada 2021, yang mana masing-masing kelas hanya ada dua wildcard di setiap acara.

5. Best Grand Prix of 2020

Jika pada tahun-tahun sebelumnya, akan ada Sirkuit yang mendapatkan penghargaan Best Grand Prix. Tidak dengan saat musim pandemi COVID-19. Komisi memutuskan akan memberikan trofi khsusu kepada 10 sirkuit yang menjadi penyelenggara MotoGP 2020 sebagai penghargaan atas upaya luar biasa yang telah mereka lakukan untuk mendukung MotoGP.

Sumber: Motogp.com

BERI KOMENTAR