HOME » BERITA » AWAS, IZIN TRAYEK PO BUS BISA DICABUT KALAU NEKAT ANGKUT PEMUDIK

Awas, Izin Trayek PO Bus Bisa Dicabut Kalau Nekat Angkut Pemudik

Bus dilarang mengangkut penumpang yang bertujuan untuk mudik. Jika didapati melanggar, maka PO bus akan dikenai sanksi tegas.

Kamis, 06 Mei 2021 12:15 Editor : Dini Arining Tyas
Awas, Izin Trayek PO Bus Bisa Dicabut Kalau Nekat Angkut Pemudik
Situasi di terminal (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Larangan mudik Lebaran 2021 efektif berlaku pada hari ini, 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021. Pelaku perjalanan pun sangat dibatasi hanya untuk masyarakat yang memiliki keperluan yang sangat mendesak.

Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabarhakam) Polri Komjen Arief Sulistyanto mengatakan, penyedia layanan bus dilarang mengangkut penumpang mudik selama periode tersebut. Jika kedapatan melanggar, PO Bus akan diberi sanksi tegas.

"Bagi angkutan umum travel yang resmi yang tetap melakukan pelanggaran tetap akan dilakukan penegakan berupa tilang dan mungkin sampai dengan sanksi pencabutan trayek, tapi itu menjadi bagian dari Kementerian Perhubungan," ucap Arief dalam diskusi daring, Rabu (5/5/2021).

1 dari 2 Halaman

Namun jika angkutan tak berizin yang melanggar, Arief menuturkan, kendaraan untuk mengangkut pemudik tersebut akan ditahan sementara sekaligus dilakukan penilangan.

"Begitu juga kepada biro-biro jasa travel angkutan umum yang sudah diberikan ketentuan-ketentuan yang sangat ketat masih melanggar. Kalau dia angkutan gelap maka akan ditahan dulu kendaraannya, ditilang ditahan sampai dengan waktu tertentu dan akan diproses di pengadilan," paparnya.

2 dari 2 Halaman

Arief menjelaskan, untuk menegakkan larangan mudik lebaran ini pihaknya melakukan sejumlah langkah. Menurutnya polisi bukan hanya bertindak secara koersif, akan tetapi juga preemtif dan preventif.

"Kemudian setelah tanggal 17 Mei nanti ada langkah yang ketiga adalah pengamanan pascamudik ini berbahaya juga kalau ada yang dari kampung pengen balik ke Jakarta. Walaupun dia sebelumnya tidak bukan berasal dari jalur mudik ini yang harus juga kita jaga jangan sampai nanti pendatang baru justru membawa virus yang akan banyak orang yang sudah patuh tidak mudik tadi. Sehingga tiga tahap ini yang akan kita lakukan untuk bisa menjaga supaya pandemi ini betul-betul bisa ditinggalkan di Indonesia," ujarnya.

Penulis: Yopi Makdori

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR