HOME » BERITA » BEGINI MAUNYA GAIKINDO SAAT OTOMOTIF TERPURUK AKIBAT CORONA

Begini Maunya Gaikindo Saat Otomotif Terpuruk Akibat Corona

Gaikindo meminta pemerintah memberikan berbagai stimulus untuk membangkitkan industri otomotif saat pandemi corona

Rabu, 03 Juni 2020 16:15 Editor : Nazarudin Ray
Begini Maunya Gaikindo Saat Otomotif Terpuruk Akibat Corona
Ilustrasi geliat pameran otomotif IIMS (Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Pandemi corona COVID-19 sangat memukul dunia usaha, termasuk di sektor otomotif dalam negeri. Dalam situasi sulit corona Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia membutuhkan dukungan dari regulator, khususnya Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Umum Gaikindo Jongkie D. Sugiarto di Jakarta Minggu kemarin (31/5). Stimulus dari pemerintah diharapkan dapat membangkitkan industri otomotif dalam negeri yang turut berimbas pada perekonomian nasional.

"Wabah COVID-19 telah mengakibatkan turunnya daya beli masyarakat dan berdampak pada operasional serta produktivitas industri otomotif. Walaupun demikian, kami sangat mengapresiasi perhatian dari Kemenperin yang aktif membantu industri otomotif bisa bertahan dalam menghadapi masa sulit sekarang ini," ujar Jongkie.

1 dari 1 Halaman

Gayung pun bersambut, Kemenperin berencana memberikan berbagai stimulus untuk kembali menggairahkan iklim usaha sektor otomotif.

Salah satu kebijakan Kemenperin yang disambut positif Gaikindo adalah penerbitan Izin Operasional Mobiitas dan Kegiatan Industri (IOMKI) yang dapat menjamin industri untuk tetap produktif sehingga bisa memenuhi kebutuhan pasar.

?IOMKI memiliki peran penting dalam upaya mengairahkan sektor industri di dalam negeri tetap produktif, tetapi dengan mengikuti protokol kesehatan,? tukas Jongkie.

Jongkie menambahkan, industri otomotif siap menjalankan kebijakan strategis yang diarahkan oleh pemerintah dalam upaya pemulihan sektor industri dan ekonomi nasional, terutama dalam tatanan new normal nanti.

?Kami berharap industri akan segera pulih. Untuk itu, kami bersama-sama dengan pemerintah, dalam hal ini Kemenperin yang terus memonitor situasi dan kondisi di lapangan untuk menyiapkan langkah-langkah perbaikan, termasuk di sektor industri otomotif,? pungkasnya.

 

BERI KOMENTAR