HOME » BERITA » BAHAYA PENGGUNAAN HELM TANPA KACA, BISA BERAKIBAT FATAL

Bahaya Penggunaan Helm Tanpa Kaca, Bisa Berakibat Fatal

Seringkali terlihat para pengendara sepeda motor yang menggunakan helm tidak sesuai standar, seperti helm tanpa kaca. Mengenakan helm tanpa kaca berbahaya.

Kamis, 26 November 2020 13:15 Editor : Dini Arining Tyas
Bahaya Penggunaan Helm Tanpa Kaca, Bisa Berakibat Fatal
Ilustrasi berkendara mengenakan helm tanpa kaca (Visordown)

OTOSIA.COM - Helm sebagai pelindung kepala bagi para pengendara sepeda motor memiliki standar keamanan tertentu. Tanpa mengenakan helm, pengendara sepeda motor bisa mengalami akibat berbahaya jika terjadi benturan.

Tapi rupanya, masih banyak orang yang enggan mengenakan helm atau hanya mengenakan helm seadanya. Seperti tidak memiliki SNI atau Standar Nasional Indonesia, tidak mengaitkan tali helm, atau mengenakan helm tanpa kaca atau visor.

Melansir laman resmi Federal Oil, fungsi visor sendiri sebagai penangkal debu, kotoran hingga hewan-hewan kecil yang beterbangan di jalan agar tidak sampai masuk ke area mata.

Jika berkendara dengan helm tanpa visor ini, risiko benda-benda asing masuk ke mata jauh lebih besar. Bahkan, pengendara bisa mengalami gangguan penglihatan selama di jalan dan bisa kehilangan kendali sesaat.

1 dari 2 Halaman

Selain itu, apabila tidak dapat menguasai diri dan motor, kendaraan bisa jatuh dan menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Helm juga tidak hanya melindungi indra penglihatan dari masuknya benda-benda asing. Visor di helm juga berguna sebagai penangkal sinar UV dari matahari agar tidak mengganggu penglihatan selama berkendara di siang yang terik.

Tak hanya itu, sinar UV juga dapat merusak penglihatan jika dibiarkan masuk terus menerus. Maka dari itu, penggunaan visor di helm sangat direkomendasikan terutama ketika berkendara di siang hari.

2 dari 2 Halaman

Kehilangan Kendali

Sementara itu, jika indra penglihatan kemasukan benda asing atau silau saat berkendara secara otomatis, akan memicingkan mata ataupun menguceknya saat itu juga. Hal ini bisa berakibat fatal jika pengendara tidak bisa memegang kendali stang motor dengan kuat dan stabil.

Risiko jatuh hingga menabrak objek yang ada di depan merupakan yang paling sering terjadi.

Terakhir, bagi pecinta helm retro yang memang tidak dilengkapi visor, bisa mengatasinya dengan menggunakan goggle atau kacamata pelindung.

Penulis: Arief Aszhari

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR