HOME » BERITA » BALAPAN LIAR, LAMBORGHINI MILIK ORANG KAYA INDONESIA DISITA PEMERINTAH SINGAPURA

Balapan Liar, Lamborghini Milik Orang Kaya Indonesia Disita Pemerintah Singapura

Kevin dipenjara selama dua minggu. Ia harus membayar denda US$1.500 atau setara Rp15 juta.

Kamis, 16 November 2017 18:00 Editor : Rohimat Nurbaya
Ilustrasi Lamborghin (theverge.com)

OTOSIA.COM - Mobil Lamborghini milik Warga Negara Indonesia (WNI) Kevin Pratama Chandra seharga US$630 ribu atau setara Rp6,2 miliar disita otoritas pemerintah Singapura. Kevin, WNI yang tinggal di Singapura itu terbukti bersalah di pengadilan karena melakukan balapan liar pada 8 Mei 2015 lalu.

Dikutip dari laman Straitstimes, Pada saat itu, Kevin dan Koo sepakat untuk balapan di Seletar Link. Kevin memacu Lamborghini, sedangkan Koo mengemudikan Nissan GT-R. Keduanya memacu mobil hingga kecepatan 219 km/jam, sedangkan batas kecepatannya adalah 60 km/jam. Keduanya tertangkap basah di lokasi setelah melakukan balapan.

Ketika itu, polisi lalu lintas sedang melakukan operasi melawan balap ilegal di sepanjang Seletar Link sekitar pukul 11.30. Kemudian polisi melihat sekitar 20 mobil sport memasuki area tersebut.

Wakil Jaksa Penuntut Umum Tan Zhongshan mengatakan, bahwa penyitaan tersebut dilakukan berdasarkan undang-undang. Dia mengatakan, bahwa mobil yang dibeli dengan nama sebuah perusahaan milik orang tua Kevin, telah diamankan oleh polisi Singapura.

Kevin dipenjara selama dua minggu. Ia harus membayar denda S$1.500 atau setara Rp 15 juta, dan dilarang mengemudi selama 18 bulan. Lawannya juga dipenjara selama dua minggu, harus membayar denda senilai US$2.500 atau setara Rp 20 juta, dan dilarang mengemudi selama 18 bulan. Nissan GT-R-nya sudah disita terlebih dahulu awal tahun.

Pengacara Rajan Supramaniam dari Hilborne Law yang sudah terbiasa menangani kasus serupa, mengungkapkan nasib mobil yang diserahkan ke negara akan berakhir di tempat daur ulang atau dilelang kembali.

(kpl/mat)

BERI KOMENTAR