HOME » BERITA » BAN KENDARAAN DISEBUT SEBABKAN POLUSI UDARA 1.000 KALI LIPAT KETIMBANG KNALPOT

Ban Kendaraan Disebut Sebabkan Polusi Udara 1.000 Kali Lipat Ketimbang Knalpot

Asap knalpot kendaraan kerap disebut menjadi penyebab memburuknya kualitas udara.

Jum'at, 13 Maret 2020 15:15 Editor : Dini Arining Tyas
Ban Kendaraan Disebut Sebabkan Polusi Udara 1.000 Kali Lipat Ketimbang Knalpot
Ban kendaraan lebih banyak menghasilkan polusi (The Drive)

OTOSIA.COM - Asap kendaraan hasil pembakaran yang keluar dari knalpot kerap menjadi kambing hitam polusi udara. Sebuah studi baru-baru ini justru menemukan hal lain dari pendapat itu.

Melansir The Drive, penelitian yang dilakukan oleh kelompok penguji emisi berbasis di Inggris, Emission Analytics, menemukan penyebab yang selama ini tak terduga, ban. Iya, ban kendaraan adalah penyebab polusi udara.

Hasil itu didapatkan dari eksperimen yang dilakukan Emission Analytics. Mereka menguji mobil hatchback keluarga populer yang menggunakan ban baru, untuk melihat non-exhaust (particulate) emissions, atau disebut NEE.

1 dari 2 Halaman

Dari pengujian itu disimpulkan bahwa gesekan ban, rem, dan permukaan jalan menghasilkan 5,8 gram partikulat NEE per kilometer. Itu disebut 1.289 kali batas 0,0045 gram per kilometer pada knalpot kendaraan penumpang di bawah standar emisi Euro 6d saat ini.

"Tes awal kami menunjukkan bahwa mungkin ada jumlah yang mengejurkan dari polusi partikel ban, 1.000 kali lebih buruk daripada emisi dari knalpot mobil," terang peneliti senior Emission Analytics, Rihard Lofthouse.

Meski begitu, hasil pengujian itu kemungkinan berbeda dibandingkan dengan kondisi mengemudi pada kenyataannya. Sebab, kondisi ban yang sudah aus, permukaan jalan yang kasar, dan bobt kendaraan menjadi faktor yang bisa meningkatkan produksi NEE.

2 dari 2 Halaman

"Sudah waktunya untuk mempertimbangkan tidak hanya apa yang keluar dari pipa knalpot mobil tapi juga polusi partikel dari ban dan keausan rem," lanjutnya.

Dia mencemaskan soal regulasi polusi dari emisi partikel yang belu diatur. Sedangkan polusi yang dihasilkan oleh emisi gas buang pada knalpot saat ini sudah diatur secara ketat.

"Dengan meningkatnya penjualan SUV yang lebih berat dan mobil listrik bertenaga baterai, emisi non-knalpot (NEE) adalah masalah yang sangat serius," tandasnya.

BERI KOMENTAR