HOME » BERITA » BAN SECOND TEBAL, HATI-HATI DENGAN KETERANGANNYA

Ban Second Tebal, Hati-Hati dengan Keterangannya

Selasa, 03 Juli 2018 22:15 Editor : Dini Arining Tyas
Foto by pixabay

OTOSIA.COM - Ban second masih bagus jadi dambaan banyak orang yang berbudget ketat. Pasalnya, ban tebal diasumsikan masih bisa dipakai karena masih punya grip. Mobil pun bisa melaju stabil.

Budget juga jadi faktor yang menguntungkan. Soalnya, ban second harganya bisa setengahnya atau bahkan sepertiga dari harga barunya. Tapi ada satu masalah yang mengintai.

Masalah itu menurut teknisi Jakarta Ban, Suroto, bisa diketahui dengan melihat keterangan di dinding ban, yaitu tahun produksi ban tersebut.

"Tahun produksi jangan terlalu lama karena tingkat kekenyalan ataupun elastisitasnya sudah berkurang," kata dia.

Jadi, sekalipun ban masih terlihat tebal, elastisitasnya sudah habis dimakan masa. Apalagi jika kenyataannya, usia ban sudah sampai lima tahun lewat.

"Kadang ada ban masih tebal, tetapi karena tahunnya sudah melebihi expired, melebihi masa pakai pabrikan, itu biasanya konstruksi di dalamnya berkarat," kata dia.

Untuk diketahui, ban bukan hanya dibuat menggunakan material karet yang sudah diolah. Namun, konstruksinya menggunakan benang-benang khusus berbahan logam. Akibatnya, benang-benang itu pun bisa saja berkarat.

"(Jika sudah berkarat) menimbulkan getas, bisa langsung pecah," kata dia.

Reporter : Dimas Wahyu Trihardjanto

(kpl/why/tys)

BERI KOMENTAR