HOME » BERITA » BANDING DITOLAK, ANDREA IANNONE DIDISKUALIFIKASI DAN DISKORS BALAPAN 4 TAHUN

Banding Ditolak, Andrea Iannone Didiskualifikasi dan Diskors Balapan 4 Tahun

Upaya banding Andrea Iannone terkait kasus doping saat MotoGP Malaysia di Sepang 2019 lalu ditolak. Dia dikenai beberapa sanksi, selain diskors selama 4 tahun.

Rabu, 11 November 2020 18:45 Editor : Dini Arining Tyas
Banding Ditolak, Andrea Iannone Didiskualifikasi dan Diskors Balapan 4 Tahun
Andrea Iannone (Instagram/andreaiannone)

OTOSIA.COM - Pembalap Aprilia Racing Team Gresini, Andrea Iannone tersandung masalah doping sejak MotoGP Malaysia musim 2019. Terkait hal itu, Iannone dan Badan Anti-Doping Dunia (WADA) mengajukan banding secara terpisah, terkait keputusan FIM International Disciplinary Court pada 31 Maret 2020 lalu.

Sayangnya, upaya hukum yang dia tempuh gagal. The Court of Arbitration for Sport (CAS) mengumumkan bahwa Panel CAS menolak banding yang diajukan Iannone dan menguatkan banding yang diajukan oleh WADA.

Sehingga putusan yang diberikan FIM sebelumnya dikesampingkan dan diganti dengan putusan baru. Seperti disebutkan dalam siaran pers yang dirilis CAS, bahwa Iannone mendapatkan beberapa sanksi.

1 dari 2 Halaman

Perolehan Balapan Disita

Banding Ditolak, Andrea Iannone Didiskualifikasi dan Diskors Balapan 4 TahunPerolehan Balapan Disita

Iannone dikenai sanksi 4 tahun tak diizinkan balapan, terhitung sejak 17 Desember 2019. Selain itu, semua hasil kompetisi yang didapat Iannone dari dan termasuk pada 1 November 2019 hingga dimulainya skorsing akan didiskualifikasi.

Alhasil, sebagai konsekuensinya, akan dilakukan penyitaan medali, poin, dan hadiah. Sanksi itu diberikan karena Kemudian, Panel CAS mendapati bahwa Iannone gagal untuk menunjukkan jenis daging yang tepat yang dia konsumsi maupun asal dari daging tersebut.

Panel juga mendapati bahwa baik Iannone maupun ahlinya tidak bisa menunjukkan secara spesifik bahwa ada masalah kontaminasi daging  dengan Drostanolone di Malaysia.

Banding tersebut dikosolidasikan dan dirujuk ke Panel arbiter yang sama, yakni Dr Hamid G Gharavi, Prancis / IR Iran (presiden), Hakim Franco Frattini, Italia, dan The Hon Michael J Beloff Q C, Inggris (Co-arbiter). Sidang berlangsung pada 15 Oktober 2020.

2 dari 2 Halaman

Sebelumnya, pada 3 November 2019 di MotoGP Malaysia (Sepang), Iannone diketahui melakukan doping dengan ditemukannya Drostanolone. Selanjutnya, putusan pengadilan disiplin internasional FIM pada 31 Maret 2020, Iannone harus diskors dari kompetisi atau aktivitas sepeda motor apa pun selama 18 bulan sejak 17 Desember 2019.

Menurut Iannone, zat terlarang itu beasal dari daging yang terkontaminasi dan dia konsumsi di Malaysia sebelum balapan dimulai. Maka itu, Iannone merasa dirinya harus dibebeaskan sepenuhnya. Di sisi lain, WADA juga mengupayakan pemberlakukan periode skorsing 4 tahun balapan.

Sumber: FIM

BERI KOMENTAR