HOME » BERITA » BANTU CEGAH COVID-19, POLRES BATUBARA LUNCURKAN MOBIL VAKSINASI KELILING

Bantu Cegah COVID-19, Polres Batubara Luncurkan Mobil Vaksinasi Keliling

Polres Batubara meluncurkan mobil vaksinasi COVID-19 keliling. Mobil tersebut akan bisa dipakai untuk menjangkau daerah-daerah yang ada di Batubara sehingga bisa memecah kerumunan.

Rabu, 05 Mei 2021 15:15 Editor : Dini Arining Tyas
Bantu Cegah COVID-19, Polres Batubara Luncurkan Mobil Vaksinasi Keliling
Polres Batubara luncurkan mobil vaksinasi COVID-19 keliling (Instagram/restbatubara)

OTOSIA.COM - Program vaksinasi COVID-19 nasional masih terus berjalan. Sasaran penerima vaksinasi COVID-19 pun dikelompokkan menjadi beberapa kategori dan diberikan secara bertahap.

Agar program ini sukses dipakai untuk menangani COVID-19, Polres Batubara pun meluncurkan mobil vaksinasi keliling, Senin (3/5/2021). Kapolres Batubara, AKBP Ikhwan Lubis mengatakan, mobil vaksinasi keliling ini akan membantu menjangkau lebih banyak masyarakat dengan mendatangi daerah-daerah yang ada di Batubara.

1 dari 2 Halaman

Mobil vaksinasi keliling ini juga dioperasikan untuk mengurangi kerumunan di tempat vaksinasi. Masyarakat akan dilayani oleh personel Dokkes Polres Batubara serta Bhabinkamtibmas.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, mobil vaksinasi ini sebagai inovasi dan upaya dari kepolisian untuk membantu pemerintah dalam pencegahan COVID-19.

"Tentunya kita akan terus membuat inovasi-inovasi untuk mempermudah masyarakat menerima vaksinasi tanpa harus memberatkan," ucap Hadi.

2 dari 2 Halaman

Perkembangan Vaksinasi di Batubara

Dalam unggahan di Instagram @resbatubara pada Senin (3/5/2021), Bupati Batubara Zahir mengatakan, saat ini proses vaksinasi di wilayahnya sudah mencapai lebih dari 10.000 orang.

"Alhamdulillah, sejak datangnya vaksin pertama, lebih kurang 4.000 animo masyarakat cukup tinggi untuk minta divaksin. Sehingga 4.000 pertama sudah selesai dua kali vaksin. Nah hari ini datang lagi lebih kurang 7.000. Di mana 40 persennya untuk guru dan 60 persennya untuk usia lansia," ujarnya.

Reporter: Fatimah Rahmawati

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR