HOME » BERITA » BARU BEBAS LEWAT PROGRAM ASIMILASI, RESIDIVIS DITANGKAP WARGA KARENA CURI MOTOR

Baru Bebas Lewat Program Asimilasi, Residivis Ditangkap Warga Karena Curi Motor

Pelaku nekat melakukan pencurian sepeda motor dengan alasan tak punya uang untuk pengobatan ibunya yang sedang sakit

Jum'at, 17 April 2020 15:45 Editor : Ahmad Muzaki
Baru Bebas Lewat Program Asimilasi, Residivis Ditangkap Warga Karena Curi Motor
Residivis Penggelapan Nekat Curi Motor. ©2020 Merdeka.com/Erwin Yohanes

OTOSIA.COM - Deni Subarja (36) warga Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh Jombang, Jawa Timur memang tak pernah jera. Setelah bebas lewat program asimilasi, pria yang merupakan residivis kasus penggelapan ini tertangkap polisi kembali karena curi sepeda motor.

"Tersangka kemarin bebas dari Lapas Madiun setelah dapat asimilasi," kata Kasatreskrim Polres Jombang, Iptu Christian Kosasih Kamis (16/4).

Lebih lanjut, Dilansir dari Merdeka.com, Deni Subarja diketahui melakukan aksi pencurian di pinggir jalan desa Palrejo, Kecamatan Sumobito, Jombang. Motor yang dicuri, Yamah Mio nopol S 3523 YJ milik Agus Faisal (39) warga Dusun Sawahan, Desa Sambirejo Kecamatan Jogoroto, Jombang.

Keterangan Agus Faisal, saat itu motornya dipakai anaknya MSA (16) untuk mengantar uang ke rumah temannya Ruryadi. Begitu sampai di rumah Ruryadi, MSA memarkir kendaraanya dengan kunci masih tertancap di setir.

1 dari 2 Halaman

Setelah itu, MSA membantu menguruk tanah di pelataran rumah Ruryadi. Tidak lama kemudian, melihat motor mio tersebut didorong lalu dinyalakan oleh orang yang tidak dikenal.

"Anak saya langsung berteriak maling lalu mengejar dengan dibonceng warga," ujar Agus ditemui di Mapolres Jombang.

Saat itu, pelaku berputar- putar di kampung. Begitu sampai di jalan raya bypass Mojoagung, pelaku berhasil dipepet korban lalu ditendang hingga pelaku terjatuh ke sawah. Pelaku berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ketengah sawah dan meninggalkan motor yang dicurinya.

"Pas terjatuh, pelaku terus berlari ke tengah sawah. Kita kejar bersama warga lainnya hingga akhirnya berhasil kita tangkap," tuturnya.

2 dari 2 Halaman

Warga yang sudah emosi, langsung melayangkan bogem mentah ke arah pelaku hingga Deni babak belur. Polisi yang mendapat laporan, langsung mendatangi lokasi dan mengamankannya.

Kasatreskrim menambahkan, dari pemeriksaan sementara, pelaku nekat melakukan pencurian sepeda motor dengan alasan tak punya uang untuk pengobatan ibunya yang sedang sakit. "Pengakuannya begitu, dia (pelaku) mencuri karena ibunya sakit. Ini masih kita dalami," ujarnya.

Dari perbuatannya itu, pelaku dikenai ancaman hukuman 5 tahun penjara atas pasal pencurian dengan pemberatan sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 362 KUHP.

BERI KOMENTAR