HOME » BERITA » INGAT! HARGA BBM PERTALITE TIDAK NAIK, TAPI HANYA BISA DIBELI LEWAT APLIKASI

Ingat! Harga BBM Pertalite Tidak Naik, tapi Hanya Bisa Dibeli Lewat Aplikasi

Harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar tidak mengalami kenaikan harga. Namun pembelian BBM ini pasalnya membutuhkan aplikasi tertentu.

Kamis, 16 Juni 2022 10:00 Editor : Arendra Pranayaditya
Ingat! Harga BBM Pertalite Tidak Naik, tapi Hanya Bisa Dibeli Lewat Aplikasi
Ilustrasi pengisian BBM motor (Liputan6.com/Johan Tallo)

OTOSIA.COM - Agresi militer Rusia terhadap Ukraina membuat harga minyak mentah melambung tinggi. Hal ini berdampak secara internasional, lantaran Rusia sendiri merupakan salah satu eksportir minyak mentah terbesar di dunia.

Namun demikian di tengah tingginya harga minyak mentah, harga bahan bakar bersubsidi dan elpiji tiga kilogram di Indonesia tidak mengalami perubahan. Pencapaian ini dilakukan melalui penambahan alokasi subsidi dalam APBN 2022.

"Di tengah tantangan berat lonjakan harga minyak mentah dunia yang sangat tinggi, pemerintah memilih kebijakan pro rakyat dengan menambah alokasi subsidi BBM dan elpiji agar harga lebih stabil dan daya beli masyarakat tetap terjaga," ujar Nicke Widyawati, Direktur Utama Pertamina di Jakarta, Kamis (3/6).

1 dari 3 Halaman

Pemerintah, melalui Kementrian Keuangan (Kemenkeu), telah mengajukan penambahan subsidi untuk mendukung upaya Pertamina dalam penyediaan dan penyaluran BBM dan elpiji bersubsidi.

Dirut Pertamina Nicke Widyawati ©2021 Pertamina

Sebelumnya tercatat anggaran subsidi BBM dan elpiji berada di angka Rp 77,5 triliun dan kompensasi BBM mencapai Rp 18,5 triliun tahun ini.

Pemerintah kemudian menambah subsidi sebesar Rp71,8 triliun dan kompensasi BBM Rp234 triliun atau menjadi Rp401,8 triliun pada tahun 2022 (asumsi harga minyak mentah Indonesia USD 100 per barel).

Dengan adanya peningkatan dana subsidi dari Pemerintah, Pertamina akan berupaya maksimal untuk memastikan pasokan BBM dan elpiji bersubsidi mencukupi, serta diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Kami akan memastikan pasokan mencukupi dan pengawasan terus ditingkatkan agar alokasi subsidi BBM dan elpiji tepat sasaran," pungkas Nicke Widyawati.

2 dari 3 Halaman

Sistem baru

Ilustrasi aplikasi MyPertamina (mypertamina.id)

Pertamina berencana membatasi dan memberi regulasi terkait pembelian BBM bersubsidi Pertalite atau Solar. Pasalnya harga kedua bahan bakar ini tidak akan mengalami kenaikan harga, namun hanya bisa dibeli secara khusus menggunakan perangkat aplikasi.

Aplikasi itu sendiri disebut sebagai MyPertamina yang berfungsi sebagai layanan keuangan digital dari Pertamina. Peranti itu terintegrasi dengan aplikasi LinkAja dan diharapkan bisa menjadi sarana untuk menentukan siapa yang berhak mengisi bahan bakar bersubsidi.

3 dari 3 Halaman

Kendati demikian untuk saat ini peraturan tersebut belum diberlakukan. Penerapan kebijakan pembelian BBM bersubsidi lewat aplikasi  MyPertamina masih menunggu revisi Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.

"Yang saat ini kita tunggu adalah finalisasi terkait revisi Perpres 191/2014," ujar Irto Ginting, Pejabat sementara (Pjs) Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, kepada Merdeka.com di Jakarta, Sabtu (11/6).

Selain itu Pertamina juga tidak akan langsung mewajibkan peraturan tersebut, meski revisi Perpres itu telah terbit. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya penyesuaian masyarakat terhadap sistem baru yang diterapkan.

"Tentunya bila ketentuannya sudah diputuskan, akan dilakukan sosialisasi terlebih dahulu," tutup Irto.

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR