HOME » BERITA » BEBAS PAJAK, HARGA MOBIL LISTRIK AKAN TURUN?

Bebas Pajak, Harga Mobil Listrik Akan Turun?

Akankah harga mobil listrik di Indonesia turun setelah dipastikan bebas pajak?

Jum'at, 25 Oktober 2019 20:45 Editor : Cornelius Candra
Bebas Pajak, Harga Mobil Listrik Akan Turun?
Mobil listrik (Small Bussiness)

OTOSIA.COM - Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2019 telah diterbitkan. Mengutip dari Liputan6.com, regulasi ini berisi mengenai pajak kendaraan rendah emisi dan listrik.

Menariknya, dijelaskan bahwa mobil listrik tak akan dikenakan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM). Berlaku mulai 16 Oktober 2021, mungkinkah harga mobil listrik bisa lebih murah?

Menanggapi hal tersebut, Deputy Director Sales Operations & Product Management PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto mengaku harga yang ditawarkan mungkin saja lebih murah.

"Kalau pajak berdasarkan emisi gas buang itu berlaku untuk combustion engine yang sekarang, sudah tentu nanti pajak itu turun dan sudah pasti akan ada efek ke harganya," katanya di Jakarta Selatan.

1 dari 1 Halaman

Faktor Selain Pajak

Bebas Pajak, Harga Mobil Listrik Akan Turun?Faktor Selain Pajak

Meski demikian, pria yang akrab disapa Kari itu menegaskan, peraturan terkait pajak baru berlaku dua tahun mendatang. Hal tersebut juga akan berpengaruh pada harga produk karena adanya inflasi.

"Tapi itu masih dua tahun lagi, jadi itu juga yang kami sampaikan ke dealer, tolong sampaikan ke konsumen bahwa ini masih dua tahun ke depan," ujarnya.

Walau dari sisi pajak mengalami penurunan, penyesuaian harga untuk produk yang ditawarkan bisa saja mengalami perubahan karena hal lainnya. Karena itu, Kari menegaskan pihaknya tidak bisa berkomentar lebih banyak terkait harga kendaraan ramah lingkungan saat skema pajak baru berlaku.

"Dari sisi pajak tentu. Tapi nanti dua tahun dari sisi harga pokok penjualannya sendiri ada faktor inflasi, nilai tukar juga bisa mengalami kenaikan. Finalnya berapa nanti harus tunggu ketika aturan itu berlaku. Tapi kalau di sisi pajaknya tentu turun tapi di luar pajak kan banyak, ada bea masuk ada harga pokok penjualan dan lainnya," tuturnya.

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR