HOME » BERITA » BEDA JAUH DENGAN INDONESIA, DI NEGARA INI ATURAN JALAN UMUM LEBIH RIBET

Beda Jauh dengan Indonesia, di Negara Ini Aturan Jalan Umum Lebih Ribet

Aturan jalan umum di Eropa jauh lebih detail jika dibandingkan dengan Indonesia. Bahkan pengguna trotoarpun ada peraturannya sendiri.

Senin, 04 Oktober 2021 15:15 Editor : Arendra Pranayaditya
Beda Jauh dengan Indonesia, di Negara Ini Aturan Jalan Umum Lebih Ribet
Ilustrasi jalanan kota di Belanda (whereisdarrennow.com)

OTOSIA.COM - Setiap negara mempunyai aturan penggunaan jalan umum yang berbeda-beda. Tujuannya agar kondisi lalu lintas lebih lancar dan tertata, serta membuat pengendara menjadi tertib.

Di Indonesia, ada berbagai macam peraturan penggunaan jalan. Sebagai contoh adalah Peraturan Menteri Perhubungan (Pemenhub) RI Nomor 111 Tahun 2015.

Pada pasal 3 dari peraturan terserbut tertulis batas kecepatan tertinggi untuk jalanan berbeda. Mulai dari maksimal 100 km/jam untuk jalan bebas hambatan, hingga maksimal 30 km/jam untuk kawasan permukiman.

Tapi ternyata aturan lalu lintas di Indonesia terbilang sederhana dibandingkan dengan Eropa. Di beberapa negara di Benua Biru, aturan penggunaan jalan jauh lebih kompleks dan ketat.

1 dari 5 Halaman

Aturan lalu lintas di Eropa

Ilustrasi mobility scooter (middletons.co.uk)

Salah satu negara Eropa yang sangat ketat dalam penerapan aturan di jalan adalah Belanda.  Ini tidak terlepas dari keberadaan taman bunga dan kincir angin yang jumlahnya banyak di Belanda.

Mengutip theoryhouse.nl¸ Kamis (30/9/2021), peraturan lalu lintas di Belanda tidak hanya mengatur batas kecepatan kendaraan, tapi juga pada pengguna jalan lain, seperti pejalan kaki.

2 dari 5 Halaman

Untuk pengguna jalan umum, bisa dibagi menjadi dua kategori, yakni pejalan kaki dan pengemudi. Bagian yang pertama diisi oleh pengguna trotoar, di anataranya orang berjalan, orang yang mendorong kendaraan roda dua (sepeda, moped ringan, moped biasa dan sepeda motor), troli bayi, serta wheelbarrow.

Selain itu ada juga pengguna trotoar seperti pemain rollerblade dan skateboard, orang yang sedang berjalan dengan anjingnya, dan kendaraan khusus bagi penyandang disabilitas.

 

3 dari 5 Halaman

Sementara untuk kategori pengemudi, mencakup pengguna jalan umum seperti pesepeda, pengendara kendaraan bermotor (mobil, truk, bus, motor dan kereta), penunggang kuda atau orang yang berjalan bersama kudanya, serta orang yang menggiring hewan ternak.

Penyandang disabilitas juga masuk sebagai pengguna jalan utama yang memanfaatkan jalur pesepeda atau jalur mobil, pendorong gerobak, pengguna kursi roda, dan kumpulan orang yang memenuhi jalan (contoh: parade atau acara pemakaman).

4 dari 5 Halaman

Batas kecepatan di Inggris

Ilustrasi jalan tol di Inggris (theguardian.com)

Sementara soal kecepatan di jalan utama maupun trotoar punya aturan masing-masing. Sebagai contoh adalah negara Inggris. Menurut situs resmi gov.uk, batas kecepatan maksimum suatu kendaraan diterapkan sesuai tipenya dan area jalan yang dilalui.

 

 

 

5 dari 5 Halaman

Contohnya mobil atau motor dapat mencapai kecepatan 112 km/jam di jalan tol. Tapi untuk jenis kendaraan lain seperti derek atau trailer, kecepatan maksimal dibatasi hanya 96 km/jam di jalan yang sama.

Sementara kendaraan khusus untuk penyandang disabilitas, mempunyai batas kecepatan 6 km/jam. Sedangkan jika melintasi jalan umum, kecepatan maksimal yang dizinkan adalah 12 km/jam.

 
BERI KOMENTAR