HOME » BERITA » BEGINI CARA BELAJAR TEKNIK KONTROL GAS DAN PENGEREMAN MOTOR

Begini Cara Belajar Teknik Kontrol Gas dan Pengereman Motor

Melatih teknik kotrol gas dan pengereman sepeda motor dapat dilakukan sendiri. Ini sangat penting sebagai teknik dasar berkendara

Kamis, 30 Juli 2020 16:15 Editor : Nazarudin Ray
Begini Cara Belajar Teknik Kontrol Gas dan Pengereman Motor
Ilustrasi belajar teknik bukaan gas (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Berkendara dengan sepeda motor agar aman, nyaman sekaligus dapat mengirit bahan bakar perlu mengetahui teknik kontrol gas dan pengereman. Namun sebelum memahami teknik tersebut pemotor lebih dulu mengetahui fitur-fitur yang tersedia di sepeda motor miliknya.

Misalnya sistem pengereman, instrumen lampu, kaca spion serta lainnya. Memahami beragam fitur ini sangatlah penting, khususnya bagi pemula ataupun para pengendara baru untuk mengurangi potensi bahaya saat berkendara bagi diri sendiri maupun orang lain.

Mempelajari teknik berkendara yang benar bisa dilakukan sendiri. Untuk belajar pengereman, cukup dengan motor statis atau mesin dalam keadaan mati dengan posisi standar tengah.

"Tutup putaran gas kemudian tarik tuas rem dengan 4 jari agar mendapatkan pengereman yang maksimal dan juga tarik tuas rem belakang atau injak pedal rem belakang kemudian tarik tuas kopling dan kemudian turunkan kaki kiri. Hal ini dapat dilakukan berulang-ulang untuk membiasakan diri sebelum berlatih dengan kondisi mesin menyala," jelas Manager Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM), Johanes Lucky.

1 dari 2 Halaman

Sementar aitu untuk teknik kontrol gas, dilakukan dengan cara membuka gas secara perlahan agar tenaga yang dikeluarkan dapat terkontrol dengan baik dan menutup putaran gas dengan cepat. Sebaliknya, jika terdapat tuas kopling tarik tuas kopling dengan cepat dan lepaskan secara perlahan.

Menurut Lucky, sedikitnya ada 3 tingkatan pelatihan pengereman. Pada tingkat pertama, fokus latihan kordinasi putaran gas, tuas rem atau pedal rem dan tuas kopling. Tingkat kedua, berlatihlah mengerem dengan kecepatan lebih tinggi secara bertahap antara 30km/jam - 50km/jam.

Pada tahap ketiga, berlatih dengan kecepatan 60km/jam dengan jarak berhenti 17-20 meter dari titik awal penarikan tuas rem. Pengendara dapat mengasah skill berkendara dengan sering melatih cara mengukur jarak pengereman ideal di sepanjang lintasan yang dikhususkan untuk pelatihan berkendara.

2 dari 2 Halaman

"Penggunaan teknik pengereman dan teknik bukaan gas secara intens sangat terasa ketika menghadapi tikungan di jalan raya. Dalam menghadapi tikungan, pengendara perlu melakukan pengereman secara perlahan sebelum memasuki area tikungan dan menikung dengan kecepatan konstan," imbuhnya.

Selain itu kurangi atau menambah bukan gas secara mendadak. Pastikan posisi sepeda motor dan postur tubuh saat berkendara dalam kondisi seimbang, sehingga bisa menghindari risiko tergelincir.

"Beragam ilmu teknik berkendara harus dikuasai para pengendara untuk mengurangi potensi bahaya bagi pengendara maupun sekelilingnya. Tidak hanya teknik mengatur bukaan gas dan teknik pengereman, namun perlu juga diperhatikan beberapa teknik berkendara lainnya seperti postur tubuh yang tepat, teknik menghadapi berbagai situasi jalan raya, dan mengenal rambu-rambu lalu lintas," pungkasnya.

BERI KOMENTAR