HOME » BERITA » BEGINI CARA MENGOPERASIKAN KOPLING DAN GIGI MOTOR YANG BENAR

Begini Cara Mengoperasikan Kopling dan Gigi Motor yang Benar

Salah dalam mengoperasikan kopling dan gigi pada sepeda motor manual selain bisa boros BBM juga dapat merusak komponen mesin.

Sabtu, 13 Juni 2020 14:15 Editor : Nazarudin Ray
Begini Cara Mengoperasikan Kopling dan Gigi Motor yang Benar
Ilustrasi pengendara motor kopling (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Mengendarai motor kopling tentu berbeda dengan naik skutik yang lebih simpel. Pada motor yang memiliki kopling, pengendara harus menarik lebih dulu tuas kopling pada saat pindah atau mengurangi gigi.

Namun menggunakan persneling yang tidak sesuai dengan kecepatannya selain membuat konsumsi bahan bakar menjadi boros, juga dapat mengakibatkan komponen terkait cepat rusak.

Soal penggunaan gigi dan tingkat laju motor, Safety Riding Supervisor Astra Motor Jateng, Oke Desiyanto membagi pengetahuan pengoperasian kopling yang benar.

Bagi pemula seringkali melakukan kesalahan ini. Misalnya, gigi 1 digunakan untuk mencapai kecepatan tinggi atau gigi tinggi digunakan untuk melawan berat kendaraan (kecepatan rendah atau pelan).

1 dari 3 Halaman

Akibatnya, bahan bakar yang deras untuk kecepatan tinggi, hanya digunakan untuk mencapai kecepatan yang rendah atau gigi tinggi dipaksa untuk melayani beban yang harusnya menggunakan persneling rendah.

"Itu semua terbalik dan tidak sesuai penggunaanya. Yang terjadi selain boros bahan bakar, komponen yang bergesekan dalam mesin akan lebih cepat aus karena mengalami stres yang tidak seharusnya," terang Oke.

Menurut Oke, setiap gigi persneling memiliki tugas sendiri dan kemampuannya terbatas untuk menghasilkan kecepatan. Tugas gigi rendah adalah membantu mesin menghasilkan torsi yang kuat, digunakan untuk start awal dan berjalan pelan melawan berat kendaraan, penumpang dan kondisi jalan.

 

2 dari 3 Halaman

Tugas gigi yang lebih tinggi adalah membantu mesin menjaga kecepatan tertentu, melawan aliran udara dan meraih kecepatan lebih tinggi. 

Persneling tertinggi membantu mesin menurunkan putaran mesin tanpa mengorbankan kecepatan kendaraan sehingga menghasilkan keiritan.

"Gunakan gigi presneling sesuai dengan yang dibutuhkan, jika melawan berat gunakan gigi rendah," imbuhnya.

3 dari 3 Halaman

Patokan pindah gigi, jelas Oke, bisa dengan merasakan putaran mesin terasa ringan atau menjaga agar putaran mesin diangka sekitar 3.000 sampai dengan 4.000 rpm. Jika mesin berputar di atas atau di bawah angka tersebut maka segera pindah gigi.

"Pindah ke gigi lebih tinggi jika rpm diatas 4.000, dan sebaliknya pindah ke gigi lebih rendah jika dibawah 3,000," tukasnya.

Untuk mengekstrak atau memaksa mengeluarkan torsi mesin maksimal, bisa ditahan untuk tidak pindah dari gigi rendah.

"Untuk mendapatkan tenaga mesin atau kecepatan paling maksimal dengan menggunakan gigi tinggi sesuai dengan kecepatannya saat pergantiannya," pungkasnya.

BERI KOMENTAR