HOME » BERITA » BEGINI CARA MERAWAT MOBIL SARAT FITUR DIGITAL DI RUMAH

Begini Cara Merawat Mobil Sarat Fitur Digital di Rumah

Merawat mobil yang sarat fitur digital di rumah perlu memperhatikan aki sebagai sumber listrik utamanya.

Minggu, 26 April 2020 09:15 Editor : Nazarudin Ray
Begini Cara Merawat Mobil Sarat Fitur Digital di Rumah
Mobil sarat fitur digital membutuhkan performa aki stabil (Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Seiring diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah wilayah di Indonesia, membuat secara tidak langsung berdampak pada menurunnya aktivitas mobilisasi pada masyarakat.

Kondisi tersebut akan membuat mobil kesayangan menjadi jarang digunakan. Imbasnya jarak tempuh mobil juga cenderung lebih kecil dibandingkan mobil yang selalu digunakan.

Yang kemudian menjadi kekhawatiran dan pertanyaan, apakah mobil yang jarang dipakai akan rusak? Menurut Rafi'i Sinurat, Kepala Bengkel Astra Peugeot cabang Cilandak, Jakarta Selatan, khusus merek Peugeot, tidak usah takut mobilnya bermasalah lantaran terlalu lama parkir atau diam.

1 dari 3 Halaman

Pemilik kendaraan dapat melalukan perawatan mandiri selama di rumah, dan caranya sangat mudah untuk dilakukan secara mandiri.

Untuk langkah awal, panaskan mobil 1-2 hari sekali, tujuannya agar performa aki mobil tetap stabil. Seperti diketahui mobil-mobil modern banyak menggunakan komponen elektrikal dengan banyak sekali fitur-fitur digital yang akan sangat bergantung pada arus listrik aki sebagai sumber utamanya.

Dengan memanaskan mesin tiap saat, pemilik kendaraan dapat memantau kondisi kendaraan baik fungsi engine dan fitur-fitur andalannya. "Semua bisa dipantau cukup mudah dengan melihat kondisi indikator di panel spidometer, tanpa harus membuka kap mesin," jelas Rafi'i Sinurat.

2 dari 3 Halaman

Adapun indikator yang bisa dipantau diantaranya temperature mesin, tekanan oli, kualitas aki, sistem ABS dan lainnya.

Indikatornya adalah saat temperatur kerja mesin mencapai 80-90 derajat, maka cooling fan akan aktif atau berputar. Kemudian kipas pendingin radiator itu juga akan off secara otomatis jika suhu mesin sudah mencapai kondisi ideal kembali. Saat itulah proses pemanasan mesin sudah bisa diselesaikan.

Rafi'i mewanti-wanti, saat memanaskan mesin sebaiknya posisi knalpot atau bagian belakang mobil mengarah ke luar pagar atau garasi rumah dengan kondisi pagar atau garasi yang terbuka langsung menuju udara bebas. Langkah ini dilakukan untuk menghindari asap knalpot terkumpul di udara sekitar rumah tanpa terjadi sirkulasi udara yang baik.

3 dari 3 Halaman

Selanjutnya mengecek langsung kondisi mesin melalui ruang mesin. Misalkan saat mengecek volume dan kondisi oli, dapat dilakukan dengan melihat deepstick atau batang pengukur oli. Selain itu mengecek volume air radiator, air wiper, juga minyak rem agar mobil tetap berada pada kondisi yang prima.

 

 

Karena mobil kerap berhenti ada baiknya rajin mengecek batas servis berkala melalui buku servis. Untuk servis berkala idealnya adalah per 10.000 km atau 1 tahun. Jika melewati batasan servis, khusus di mobil Peugeot akan terdengar bunyi dan muncul lampu indikator tanda Kunci terlihat menyala. Itu artinya pemilik mobil harus segera melakukan servis perawatan berkala bagi kendaraannya.

 

BERI KOMENTAR