HOME » BERITA » BEGINI CARA PRODUSEN OLI PERTAHANKAN PASAR DI TENGAH PANDEMI

Begini Cara Produsen Oli Pertahankan Pasar di Tengah Pandemi

ExxonMobil Lubricants Indonesia tetap melakukan interaksi dengan konsumen dan bengkel untuk mempertahankan pasar pelumas di tengah pandemi.

Sabtu, 12 September 2020 10:15 Editor : Nazarudin Ray
Diskusi ExxonMobil soal pasar pelumas di tengah pandemi (Istimewa)

OTOSIA.COM - Industri pelumas adalah salah satu sektor yang terpukul akibat pandemi COVID-19. Penjualan otomotif yang turun sejak Maret berbanding lurus dengan penjualan pelumas di dalam negeri.

Mau tidak mau, produsen pelumas memutar otak agar roda bisnis terus berjalan, bahkan bangkit di situasi sulit. Produsen pelumas ikut beradaptasi dengan kebiasaan baru konsumen.

"Memang masa pandemi meberikan dampak yang cukup besar di sektor otomotif, termasuk juga pelumas, karena keduanya saling terkait. Namun kami terus melakukan berbagai upaya dan penyesuaian diri dengan adaptasi kebiasaan baru ini, agar dapat terus mempertahankan eksistensi di pasar otomotif Indonesia," ujar Patrick Adhiatmadja Head of Indonesia Lubricants Market Indonesia PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (EMLI) saat virtual media gathering belum lama berselang.

Untuk mempertahankan pasar di tengah daya beli yang menurun, EMLI melakukan sejumlah terosan untuk mengangkat produk Mobil dan Federal Oil di pasaran. Di antaranya pelayanan servis di rumah, program berhadiah, launching produk baru, edukasi dan seminar mengenai teknologi pelumas melalui media-media digital.

"Kami juga melakukan webinar dengan jaringan distribusi dan bengkel-bengkel rekanan kami. Kami menerima masukan-masukan konsumen, dan bengkel-bengkel," ujarnya.

"Pandemi ini tidak menghalangi kami untuk tetap terhubung dengan konsumen kami di Indonesia. Kami terus berupaya menghadirkan program-program pemasaran dengan memaksimalkan pemanfaatan media digital, yang hasilnya kami rasakan sangat positif. Kami berharap dan tetap optimis pemulihan perekonomian global dapat segera normal kembali, khususnya di Indonesia," timpal Pablo Conrad selaku Marketing Director EMLI.

Saat ini EMLI mendukung banyak bisnis B2C dan B2B di Indonesia, tidak hanya konsumen roda dua dan roda empat, namun juga industri penting untuk pembangunan negara, seperti transportasi, manufaktur, pertambangan, dan energi.

Produsen pelumas ini telah menjangkau lebih dari 10 juta konsumen di Indonesia dengan merek Federal Oil, dan lebih dari 15 ribu bengkel independen yang dilayani melalui jaringan distributor di seluruh Indonesia, dan terus berupaya melakukan integrasi jaringan distribusi penjualan yang berfokus pada area-area potensial, meliputi wilayah-wilayah di Jawa, Bali, dan Sumatera.

"Upaya integrasi jaringan yang kami lakukan sejak 2018 berjalan sesuai rencana, dan memberikan dampak positif bagi efektifitas dan efisiensi waktu, biaya, serta sejumlah aktivitas operasional lainnya dalam mendistribusikan produk kami ke pasar. Kedepannya kami berharap dapat terus memperluas area, dan memperkuat jaringan pemasaran produk kami, sehingga memberikan dampak pada pertumbuhan pangsa pasar dan pencapaian perusahaan," tutup Patrick.

(kpl/nzr)

BERI KOMENTAR