HOME » BERITA » BEGINI PROSEDUR DAN BIAYA UJI KIR KENDARAAN TERUPDATE JULI 2021

Begini Prosedur dan Biaya Uji KIR Kendaraan Terupdate Juli 2021

Apakah anda hendak berbisnis mobil sewa? Atau mempunyai mimpi mengurus armada bus sendiri? Jangan lupa urus KIR.

Jum'at, 30 Juli 2021 19:15 Editor : Arendra Pranayaditya
Begini Prosedur dan Biaya Uji KIR Kendaraan Terupdate Juli 2021
Ilustrasi uji KIR. (wikipedia/Coris)

OTOSIA.COM - Apakah Otolovers hendak berbisnis mobil sewa atau mempunyai mimpi mengurus armada bus sendiri? Semua bisa terkabul asalkan kendaraan Otolovers layak jalan melalui standar KIR.

KIR merupakan kegiatan uji kelayakan kendaraan bermotor, terutama bagi kendaraan yang membawa penumpang dan barang.

1 dari 5 Halaman

Umumnya, dikutip dari auto2000.co.id, Rabu (28/7/2021), tes uji KIR diwajibkan untuk kendaraan plat kuning saja, namun dialih fungsikan ke kendaraan penumpang.

Kendaraan yang diwajibkan mengikuti uji KIR adalah taksi, mobil sewa, mobil berpenumpang manusia atau angkutan umum online, mobil dan truk pengangkut barang, bus, seluruh jenis truk dan mobil pickup.

2 dari 5 Halaman

Walau tes uji KIR diwajibkan untuk semua kendaraan di atas, bukan berarti Otolovers bisa melakukan uji pengetesan secara langsung. Auto2000 menuliskan ada enam syarat dan kondisi yang perlu dilengkapi sebelum menjalankan KIR.

Pertama kendaraan dalam kondisi baik, kedua dokumen seperti BPKB dan STNK harus lengkap, ketiga memiliki ijin trayek untuk angkutan umum, keempat memiliki bukti pembayaran biaya uji, kelima memiliki sertifikat uji tipe/pengesahan rancangan bangun dan rekayasa kendaraan dan terakhir membawa kendaraan ke unit pelaksana pengujian.

3 dari 5 Halaman

Apabila syarat dan kondisi di atas terpenuhi, maka Otolovers bisa melaksanakan uji KIR. Langkah pertama adalah mengjungi loket pendaftaran uji KIR yang ada di sekitar wilayah Otolovers guna memenuhi syarat kendaraan yang sudah ditentukan, selanjutnya melengkapi persyaratan administrasi diikuti oleh memenuhi persyaratan laik jalan. Setelah itu membayar retribusi sesuai ketentuan yang berlaku dan melakukan Pra Uji, yaitu pengecekan kondisi kendaraan mobil dan truk.

Dalam tahap Pra Uji seluruh berkas akan diperiksa kelengkapannya dan petugas juga akan menggesek nomor rangka serta mesin. Setelah itu, kendaraan akan dilakukan uji pengetesan non mekanis serta visual.

4 dari 5 Halaman

Setelah melaksanakan Pra Uji, kendaraan akan dilakukan Uji KIR. Prosedurnya mencakup smoke tester untuk menguji ketebalan asap kendaraan (kendaraan diesel) atau CO/HC tester CO/HC untuk menguji kadar karbon dioksida (kendaraan bensin), play detector untuk memeriksa komponen-komponen bawah kendaraan, apakah sesuai persyaratan dan masih layak jalan dan head light tester untuk mengukur intensitas cahaya dari lampu utama kendaraan.

Ada juga side slip tester untuk mengecek roda depan kendaraan, axle road untuk menimbang berat kosong kendaraan (tanpa muatan), lalu brake tester untuk menguji efisiensi rem, dan terakhir speedometer tester untuk melihat besarnya penyimpangan alat penunjuk kecepatan (speedometer) pada kendaraan.

5 dari 5 Halaman

Apabila kendaraan lulus inspeksi, maka peserta bisa lanjut untuk membayar retribusi uji untuk mendapatkan Buku Uji serta pemasangan tanda samping. Namun jika tidak lulus, peserta diwajibkan memperbaiki kendaraan sebelum mengambil uji KIR lagi. Berikut biaya retribusi uji KIR:

1. Formulir pendaftaran: Rp15.000

2. Buku Uji baru: Rp85.000

3. Plat Uji: Rp15.000

4. Stiker samping: Rp15.000

5. Biaya uji untuk JBB < 3.500 kg: Rp50.000

6. Biaya uji untuk JBB > 3.500 ? 8.000 kg: Rp75.000

7. Biaya uji untuk JBB < 8.000 - 14.000 kg: Rp100.000

8. Biaya uji untuk JBB > 14.000 kg: Rp150.000

BERI KOMENTAR