HOME » BERITA » BEGINI SEJARAH MOBIL HYBRID TOYOTA MEMAKAI LOGO BERKELIR BIRU

Begini Sejarah Mobil Hybrid Toyota Memakai Logo Berkelir Biru

Toyota menggunakan warna biru untuk logo mobil hybrid-nya

Kamis, 17 September 2020 10:15 Editor : Ahmad Muzaki
Begini Sejarah Mobil Hybrid Toyota Memakai Logo Berkelir Biru
Toyota C-HR hybrid hadir di GIIAS 2017 (Liputan6.com/Herdi Muhardi)

OTOSIA.COM - Toyota menjadi salah satu pabrikan yang turut mengembangkan mobil hybrid. Produsen asal Jepang itu kini sudah memiliki sederet kendaraan ramah lingkungan tersebut, seperti Corolla Cross Hybrid hingga Prius Hybrid.

Menariknya, Toyota menggunakan warna biru untuk logo mobil hybrid-nya. Kelir tersebut melambangkan langit cerah dan bersih ketika siang hari.

1 dari 4 Halaman

Melansir Liputan6.com dari laman resmi Presroomtoyotaastra, raksasa asal Jepang ini pertama kali menggunakan warna biru sebagai simbol kendaraan elektrifikasi dengan mengaplikasikannya pada logo Toyota yang disematkan di Prius Gen-3 yang lahir pada 2009.

Hybrid Synergy Blue, begitu istilah yang diaplikasikan sebagai aksen yang terlihat apik pada logo, sudut lampu depan, hingga tuas transmisi Prius, dengan tampil sebagai simbol keseriusan Toyota dalam menggarap kendaraan elektrifikasi.

2 dari 4 Halaman

Buktinya, saat ini sekitar 45 model Toyota global memiliki opsi hybrid, bahkan varian hybrid ditempatkan sebagai model termewah dengan limpahan fitur kenyamanan dan keamanan berkendara.

Tercatat hingga kini, Toyota telah menjual secara global model hybrid di atas 15 juta unit yang dimotori oleh Toyota Prius. Di Indonesia sendiri, satu per satu model Toyota mulai menempatkan varian hybrid sebagai flagship.

3 dari 4 Halaman

Prototipe Toyota Prius

Bermula pada 1993, saat diskusi internal Toyota terkait kendaraan abad ke-21 kian intensif dan mengarahkan pengembangan Toyota Prius. Saat itu, G21 Project diluncurkan sebagai sarana untuk mempromosikan pengembangan teknologi dan upaya mencari terobosan dalam hal efisiensi bahan bakar menyongsong abad ke-21.

G21 Project menetapkan target untuk meningkatkan kinerja efisiensi bahan bakar menjadi 1,5 kali lipat dari mesin konvensional.

Pada musim panas 1994, konsep dasar G21 disetujui dan keputusan dibuat untuk memajukan skema hybrid karena model ini menawarkan prospek menggandakan efisiensi bahan bakar hingga 2 kali lipat. Hasilnya adalah prototipe yang selesai di musim gugur 1995 dan dipamerkan di Tokyo Motor Show 1995.

4 dari 4 Halaman

Toyota Prius Gen-1 (1997)

Toyota Prius generasi pertama diluncurkan Oktober 1997, sebagai kendaraan penumpang hybrid produksi massal pertama di dunia.

Dengan tubuh yang cukup kompak untuk kendaraan elektrifikasi perkotaan, Prius memiliki level efisiensi bahan bakar 28 km/liter dalam siklus uji 10-15 Jepang. Secara gemilang, mobil ini berhasil mencapai target yang ditetapkan terkait konsumsi bensin irit dan emisi gas buang rendah.

Mobil ini dilengkapi dengan mesin bensin 1.5 liter VVT-i Atkinson-cycle. Dapur pacu tersebut bisa menghasilkan tenaga sebesar 57.2 Tk pada 4.000 rpm. Sedangkan motor listriknya diatur oleh sistem Toyota Hybrid System (THS).

BERI KOMENTAR