HOME » BERITA » BEGINI TERNYATA RASANYA PAKAI WULING ALMAZ TEMPUH JARAK RATUSAN KILOMETER

Begini Ternyata Rasanya Pakai Wuling Almaz Tempuh Jarak Ratusan Kilometer

Kamis, 14 Maret 2019 21:15 Editor : Dini Arining Tyas
Wuling Almaz saat melintasi jalur perbukitan di kawasan Geopark Ciletuh, Sukabumi, Jawa Barat (Isitmewa)

OTOSIA.COM - Setelah pernah mencoba bagaimana rasanya SUV teranyar Wuling pada Januari lalu di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Liputan6.com kembali mencoba SUV pabrikan China itu.

Kali ini, jaraknya nyaris 500 kilometer dengan melewati berbagai macam medan jalan. Perjalanan jakarta-Bandung via Sukabumi itu melewati jalanan yang mulai lengang, macet, hingga berkelok serta naik turun khas daerah perbukitan.

Duduk sebagai pengemudi, kami cukup nyaman karena kabin mobil ini tergolong lapang. Pengaturan jok sudah elektrik sehingga membantu sekali dalam mendapatkan posisi ideal.

Pengaturan setirnya hanya mengadopsi fitur tilt tanpa telescopic steering. Sedikit disayangkan memang mengingat harganya yang mencapai Rp 318,8 juta.

Hal yang membuat kami nyaman di balik lingkar kemudi adalah kaca yang lebar sehingga mendukung visibilitas serta setir yang tergolong enteng dan material pelapisnya nyaman saat digenggam.

Wuling Almaz (Liputan6.com/Septian)

Lalu bagaimana dengan performa mesinnya? Untuk diketahui, Wuling Almaz menggendong mesin berkapasitas 1.451cc turbo dengan transmisi otomatis CVT 8 percepatan. Tenaga yang dihasilkan mencapai 140 Tk dengan torsi 250 Nm.

Dengan konfigurasi mesin yang digunakan ini tergolong cukup untuk membawa SUV bongsor ini kemana saja. Tenaga yang dihasilkan cukup nendang, baik untuk menyalip kendaraan lain ataupun melibas tanjakan terjal. Perpindahan giginya juga tergolong halus.

Itu kami rasakan saat memacunya di tol Bocimi yang relatif lengang. Lepas gerbang tol, kami langsung tancap gas. Menggapai kecepatan 120 km/jam terasa mudah.

Almaz juga menawarkan mode "Sport" untuk melayani performa tinggi. Dengan mode ini melesat hingga kecepatan 160 km/jam terasa gampang.

SUV lima penumpang ini juga terdapat mode "Eco". Saat mode ini diaktifkan tarikan mesin terasa agak berat. Tidak terlalu responsif. Hal ini dapat dimaklumi karena fungsi mode ini untuk membantu mendapatkan konsumsi bahan bakar lebih efisien.

Sayangnya, petunjuk mode ini sudah aktif tergolong kecil. Posisinya berada di panel meter. Akan timbul huruf "E" di bagian tengah bawah layar.

Tidak ada perbedaan warna ataupun jenis huruf dengan petunjuk lainnya sehingga memungkinkan Anda tidak menyadari simbol tersebut.

Wuling Almaz memiliki handling cukup baik. Sistem suspensinya yang rada keras khas SUV membuat body roll mobil ini tergolong minim saat bermanuver. Ayunan suspensi saat melibas jalanan berkelok-kelok tidak terlalu membuat mual penumpang belakang.

Kami pun tidak terlalu banyak mengoreksi setir saat menikung. Sekali tekuk mobil dapat menikung dengan pas.

Jadi setelah menempuh perjalanan jauh ini, bisa dibilang bahwa Wuling Almaz memberikan kesan yang positif. Meskipun sering dianggap sebelah mata, karena brand Tiongkok, rupanya Wuling Almaz tak kalah dengan brand Jepang.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR