HOME » BERITA » BELAJAR DARI KEJADIAN PENCURIAN YANG MENIMPA ANJI, BEGINI TIPS AGAR TAK JADI KORBAN MODUS PECAH KACA

Belajar dari Kejadian Pencurian yang Menimpa Anji, Begini Tips Agar Tak jadi Korban Modus Pecah Kaca

Akhir tahun 2020 lalu, Anji menjadi korban pencurian dengan modus pecah kaca mobil. Atas peristiwa tersebut, pemilik nama asli Erdian Aji Prihartanto mengalami kerugian sekitar Rp150 juta.

Senin, 14 Juni 2021 16:45 Editor : Dini Arining Tyas
Belajar dari Kejadian Pencurian yang Menimpa Anji, Begini Tips Agar Tak jadi Korban Modus Pecah Kaca
Pecah kaca mobl Anji (Fimela.com - Instagram/duniamanji)

OTOSIA.COM - Nama mantan vokalis band Drive, Anji sedang menjadi sorotan publik. Pemilik nama asli Erdian Aji Prihartanto itu ditangkap Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (11/6/2021) di sebuah studio di Cibubur, Jakarta Timur.

"Saat kami lakukan penangkapan barang bukti yang ada adalah narkotika jenis ganja," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo, Minggu (13/6/2021), dikutip dari Liputan6.com.

Jauh sebelum kasus penangkapan ini, Anji juga pernah berurusan dengan pihak kepolisian. Saat itu, Anji menjadi korban pencurian dengan modus pecah kaca mobil.

1 dari 6 Halaman

(c) Instagram/duniamanji

Peristiwa itu terjadi di daerah wisata Cibubur, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, pada 3 Desember 2020 lalu. Kala itu, mobil milik Anji dipakai oleh 2 orang timnya.

Dua orang tersebut sedang mampir ke warung pecel lele. Saat itulah aksi pecah kaca mobil dilakukan. Kaca mobil sisi kanan dan kiri dirusak.

Barang-barang berharga miliknya pun raib digondol maling. Seperti 2 laptop, 1 kamera, tas berisi dompet, dan beberap abarang lainnya pun hilang.

 

2 dari 6 Halaman

Total kerugian yang dialami Anji saat itu ditaksir sekitar Rp 150 juta. Atas kerugian yang dialami Anji itu, pelantun lagu Dia tersebut melaporkannya ke pihak berwajib.

"Sudah masukin laporan. Aku enggak tahu akan ketemu atau tidak, akan dibalikin atau tidak. Pokoknya, sekali lagi ini catatan penting bahwa banyak tindak kriminal yang terjadi di Cibubur, Cileungsi, dan sekitarnya," ujarnya saat itu.

 

3 dari 6 Halaman

Agar Terhindar dari Modus Pecah Kaca Mobil

Insiden pecah kaca mobil ini bukan hanya terjadi sekali dua kali. Beberapa kali kasus seperti ini terjadi dan menimpa siapa saja, bahkan di tempat yang ramai sekalipun.

Para pemilik mobil ada baiknya agar melakukan antisipasi agar tak menjadi korban kemalingan dengan modus pecah kaca mobil. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan ada beberapa cara agar terhindar dari pencurian modus pecah kaca mobil.

4 dari 6 Halaman

(c) Merdeka.com

Pertama, masyarakat harus memarkirkan kendaraan di tempat yang aman. Terutama saatparkir di tempat umum. Pastikan juga kenaraan mudah dipantau.

"Memang sebaiknya hindari parkir di tempat yang jauh dari keramaian atau sepi. Khusus di malam hari, hindari parkir di tempat gelap," kata Yusri beberapa waktu lalu, dikutip dari Merdeka.com.

Kedua, dia meminta pemilik mobil tidak menutup kaca mobilnya itu secara rapat saat parkir. Dia mengatakan ruang udara ini akan menyulitkan pencuri kesulitan untuk memecahkan kaca mobil.

"Misalnya parkir di siang hari, kaca mobil harus dibuka paling tidak 1 cm sebagai jalur sirkulasi udara. Dengan begitu, pelaku pencurian pecah kaca mobil diyakini akan kesulitan memecahkan kaca dengan pecahan busi," ujar Yusri.

5 dari 6 Halaman

Ketiga, memasang alat pengaman tambahan pada mobil seperti alarm untuk menghindari pencurian.

"Pasang alarm mobil sangat penting untuk pasang alat pengaman seperti sensor tambahan, alarm ganda, atau electrical cut-off. Hal ini perlu dilakukan untuk mobil yang belum disematkan fitur Immobilizer dalam mencegah mobil dibawa kabur juga oleh para pelaku kejahatan," ucap Yusri.

Keempat, sebaiknya kaca mobil menggunakan kaca film. Ini agar bagian dalam mobil tidak mudah terlihat oleh para pelaku kejahatan jalanan.

 

6 dari 6 Halaman

"Pakai kaca film, cara lain mencegah aksi pencurian kaca mobil adalah dengan memasang kaca film. Seperti diketahui, 60 persen bagian dari mobil merupakan kaca mobil. Untuk itu, disarankan bagi para pemilik mobil untuk memilih kaca film yang sulit terlihat dari luar, namun tidak mengganggu visibilitas," sebutnya.

Kelima, dia menyarankan agar pemilik mobil menyimpan barang di tempat yang aman dan tertutup jika memang harus ditinggalkan dalam mobil.

"Manfaatkan kompartemen tertutup seperti glove box, laci, atau bagasi, serta juga bisa manfaatkan tray penutup di bagasi bagi pemilik mobil SUV (Sport Utility Vehicle) atau hatchback. Jika tidak tersedia tempat atau kompartemen tertutup yang memadai, barang berharga bisa disimpan di kolong jok mobil, atau ditutupi dengan benda gelap agar dari luar mobil terlihat samar," tutup Yusri.

BERI KOMENTAR