HOME » BERITA » BELI KENDARAAN LELANG, BAGAIMANA DENGAN URUSAN SUKU CADANG OPLOSAN?

Beli Kendaraan Lelang, Bagaimana dengan Urusan Suku Cadang Oplosan?

Membeli kendaraan di tempat lelang punya kelebihan harga murah. Di sisi lain tidak ada jaminan bahwa suku cadang yang dipakai adalah asli.

Jum'at, 14 Agustus 2020 20:15 Editor : Nazarudin Ray
Beli Kendaraan Lelang, Bagaimana dengan Urusan Suku Cadang Oplosan?
Ilustrasi proses lelang kendaraan (pennlive.com)

OTOSIA.COM - Selain showroom, Balai Lelang adalah salah satu tempat bagi masyarakat untuk mencari kendaraan dengan harga miring. Tidak hanya menerima unit dari tarikan leasing, Balai Lelang juga menerima kendaraan pribadi dari masyarakat yang hendak dijual.

"Bisa menjual mobil (pribadi) via lelang. Keuntungannya, cepat prosesnya dan juga pembayaran yang cukup cepat," ujar Bady Qadarsyah, Operation Head PT Balai Lelang Asta Nara Jaya (AUKSI) dalam diskusi virtual AUKSI bersama Forum Wartawan Otomotif (FORWOT), Rabu (12/8).

Meski kerap didominasi pedagang kendaraan seken, tidak sedikit perorangan yang ikut menjadi peserta lelang untuk mendapatkan mobil atau motor yang diincar.

1 dari 3 Halaman

Balai lelang dinilai punya beberapa kelebihan dibandingkan dengan membeli di dealer kendaraan bekas. Di samping harga bisa lebih murah, prosesnya terbilang cepat.

"Yang pertama, lelang itu cepat dan efisien, hanya dilakukan dalam satu waktu atau satu hari, karena leleng itu waktunya dibatasi oleh undang-undang, dan pembayarannya dibatasi waktunya. Jadi apabila ada yang ingin mencari unit kendaraan secara cepat datanglah ke lelang," tukasnya.

Di satu sisi membeli kendaraan di Balai Lelang bisa mendapatkan harga murah, namun di sisi lain pihak Balai Lelang tidak menjamin kendaraan yang dilelang dalam kondisi baik.

Begitu juga dengan onderdil yang menempel di kendaraan. Tidak ada garansi semuanya menggunakan suku cadang original. Tapi, setidaknya AUKSI hanya menerima kerusakan 30% dari kendaraan yang akan dilelang.

 

2 dari 3 Halaman

"Kami tidak ada antisipasi bila spare parts sudah tidak asli lagi. Tapi kami pasti memberitahukan keapda konsumen akan kondisi tersebut. Memang salah satu kekurangan (lelang), unit yang dilelang apa adanya. Tidak ada perbaikan terlebih dahulu. Inilah yang juga menjadi tugas kami untuk menjelaskannya kepada masyarakat," ungkap Bady.

Balai Lelang AUKSI sendiri sudah menyiapkan tim untuk menjawab pertanyaan peserta lelang terhadap kondisi aktual kendaraan lelang. "Seperti ada bekas tabrakan pasti akan dijawab apa adanya. Kita juga akan menerima kendaraan yang sudah rusak bekas tabrakan, yang harganya disesuaikan saat lelang," paparnya.

 

3 dari 3 Halaman

Ketika ditanya kembali apakah harga kendaraan lelang selalu jauh lebih murah dari gerai kendaraan seken? Bady tidak bisa memastikan hal itu. "Ini pertanyaan dari banyak orang. Kami tidak berani menjamin harga kendaraan lelang akan lebih murah dari pasaran," ujarnya.

"Tapi sebaiknya cek harga dulu, karena di Balai Lelang peserta seringkali nafsu untuk menaikkan harga, sehingga jadinya harganya bisa lebih mahal daripada harga pasaran," tambahnya.

BERI KOMENTAR