HOME » BERITA » BELUM DIBAYAR, WARGA TOLAK KOSONGKAN LAHAN DI SIRKUIT MOTOGP MANDALIKA

Belum Dibayar, Warga Tolak Kosongkan Lahan di Sirkuit MotoGP Mandalika

Sirkuit Mandalika digadang-gadang akan menjadi tuan rumah MotoGP 2021. Kini pengerjaan sirkuit di Nusa Tenggara Barat itu masih dalam proses.

Rabu, 26 Agustus 2020 11:15 Editor : Dini Arining Tyas
Belum Dibayar, Warga Tolak Kosongkan Lahan di Sirkuit MotoGP Mandalika
Rencana sirkuit Mandalika untuk MotoGP 2021 (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Pembangunan Sirkuit Mandalika rupanya masih belum sepenuhnya lancar. Lahan yang akan dijadikan sirkuit untuk balapan sekelas MotoGP itu masih terhalang 'restu' warga setempat.

Lahan yang dikelola oleh ITDC (pengelola Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Resort) di Desa Kuta, Pujut, Lombok Tengah itu mashi sengketa. Warga enggan mengosongkan lahan lantaran belum mendapatkan penggantian uang alias belum dibayar.

Berdasarkan surat keputusan Gubernur NTB, lahan enclave yang harus diselesaikan oleh ITDC itu seluas 98 hektare dengan jumlah pemilik lahan 49 orang. Sedangkan ada 11 warga yang saat ini masih belum menemui titik terang dengan urusan penggantian lahan itu, karena belum menerima pembayaran.

1 dari 1 Halaman

"Tanah kami belum dibayar, sampai kapanpun kami tetap menolak untuk mengosongkan lahan tersebut," ujar perwakilan warga, Arifin Tomy, saat melakukan penolakan terkait pengosongan lahan oleh PT ITDC, seperti diberitakan Antara.

Sementara itu, kuasa keluarga dari pemilik lahan, Zabur mengatakan penghadangan tersebut dilakukan terkait adanya surat dari ITDC untuk pengosongan lahan. Sehingga warga berkumpul untuk melakukan penghadangan.

"Bayar dulu baru warga mau mengosongkan lahan tersebut. Kalau harga tergantung hasil negosiasi. Ada warga yang telah digusur, tapi hingga saat ini belum ada penyelesaian. Kami tidak mau seperti itu," ujar Zabur.

BERI KOMENTAR