HOME » BERITA » BENARKAH BIAYA SERVIS DI BENGKEL RESMI LEBIH MAHAL?

Benarkah Biaya Servis di Bengkel Resmi Lebih Mahal?

Suzuki angkat bicara terkait anggapan servis di bengkel resmi lebih mahal.

Rabu, 03 Juli 2019 21:45 Editor : Cornelius Candra
Klik tombol < > untuk halaman berikutnya
   
Benarkah Biaya Servis di Bengkel Resmi Lebih Mahal?
Bengkel resmi Suzuki (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Tak sedikit pemilik mobil di Indonesia yang mengaku enggan melakukan servis berkala di bengkel resmi. Alasannya beragam, salah satunya ialah anggapan bahwa biaya servis di bengkel resmi yang terbilang mahal.

Menanggapi hal ini, Toto Yulianto selaku Section Head of Service Administration PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dalam Liputan6.com menyebut biaya yang dikeluarkan untuk servis di bengkel resmi sebenarnya masih masuk akal dan wajar.

"Bengkel resmi itu bukannya mahal, harga masih reasonable kok," ujarnya saat diskusi otomotif dalam rangka ulang tahun ke-16 Forum Wartawan Otomotif (Forwot) Indonesia akhir pekan lalu di Bogor.

Dirinya mencontohkan biaya servis untuk Suzuki Ertiga. Menurutnya, untuk 2,5 tahun pertama atau penggunaan hingga 50.000 kilometer (km), konsumen diuntungkan karena jasa servis masih gratis.

Untuk diketahui, Suzuki memberikan enam fase servis gratis selama 2,5 tahun, yaitu 1.000, 10.000, 20.000, 30.000, 40.000, dan 50.000 km.

Sementara untuk total biaya penggantian part selama 2,5 tahun atau dari 0-50.000 km hanya Rp 2.368.300 untuk mobil manual dan Rp 2.578.300 untuk matik.

"Biaya perawatan untuk 2,5 tahun berikutnya juga masih terjangkau," kata Toto.

Dirinya menjabarkan, total biaya servis 2,5 tahun berikutnya atau dari 60.000 km hingga 100.000 km untuk ongkos jasanya saja hanya 2.060.000. Sementara untuk penggantian spare part selama masa tersebut mencapai Rp 2.685.700 (manual) dan Rp 2.700.700 (matik).

Adapun pemeriksaan menyeluruh saat servis berkala, meliputi sektor mesin (v-belt, engine coolant, timing belt & engine mounting), emission control (emisi gas buang), ignition system (busi & ignition timing), fuel system (filter udara, fuel line & filter bensin), brake system (kondisi brake fluid level, brake pad & hand brake), serta chassis & body (kopling, AC, steering system, kondisi ban, air wiper, hand brake, aki, lampu-lampu, propeller/drive shaft & kencangkan baut roda).

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR