HOME » BERITA » BENARKAH MOBIL MATIC RAWAN MENGALAMI REM BLONG?

Benarkah Mobil Matic Rawan Mengalami Rem Blong?

Anggapan tersebut didasarkan pada sistem mobil matik yang mengendalkan rem saja untuk mengurangi kecepatan yang berpotensi menimbulkan vapor lock.

Selasa, 01 Juni 2021 19:15 Editor : Nurrohman Sidiq
Benarkah Mobil Matic Rawan Mengalami Rem Blong?
ilustrasi pengendara di dalam mobil rem blong (Daihatsu)

OTOSIA.COM - Mobil matik makin banyak populasinya di Indonesia karena pengoperasiannya yang simpel dan tidak perlu ribet memindah-mindah perseneling. Namun di balik itu, muncul anggapan bahwa mobil matic rawan mengalami rem blong.

Anggapan tersebut didasarkan pada sistem mobil matik yang mengendalkan rem saja untuk mengurangi kecepatan yang berpotensi menimbulkan vapor lock. Kondisi ini membuat uap udara masuk ke dalam sistem pengereman sehingga berpotensi mengalami blong.

1 dari 3 Halaman

Menurut laman resmi Daihatsu Indonesia, disitat Selasa (1/6/2021), rem blong yang menghantui mobil bertansmisi matic sebenarnya akibat kurangnya perawatan. Akan tetapi tidak bisa dipungkiri bila rem blong bisa terjadi kapan pun.

Untuk itu, apabila mendapati rem blong, Otolovers bisa menerapkan langkah-langkah berikut:

2 dari 3 Halaman

1. Jangan Panik

Hal pertama yang wajib diingat ialah menjaga ketenangan diri. Usahakan untuk tidak panik dan melihat kondisi yang ada sambil memikirkan langkah selanjutnya.

2. Nyalakan Lampu Hazard dan Membunyikan Klakson

Ketika sudah merasa tenang, nyalakan lampu hazard dan bunyikan klakson untuk memberikan tanda kepada kendaraan lain mengenai kondisi darurat kamu.

3 dari 3 Halaman

3. Pindahkan Transmisi

Selanjutnya perlahan turunkan laju kendaraan. Untuk mobil matic bisa dilakukan dengan memindah transmisi D ke S. Hanya saja perlakuannya kurang efektif untuk kondisi jalan menurun.


Jalan lainnya ialah memindahkan ke posisi L sebagai gigi terendah agar laju bisa lebih lambat lagi.

Jangan lupa sambil dibantu dengan rem tangan agar kecepatan mobil lebih cepat turun.

4. Saat mobil sudah berhasil dikendalikan, usahakan untuk menenangkan diri terlebih dahulu. Bila kondisi sudah memungkinkan, barulah mobil dibawa ke bengkel terdekat untuk segera diperbaiki.

BERI KOMENTAR