HOME » BERITA » BENARKAH SERVIS RUTIN DI BENGKEL RESMI BIKIN HARGA MOBIL BEKAS LEBIH TINGGI?

Benarkah Servis Rutin di Bengkel Resmi Bikin Harga Mobil Bekas Lebih Tinggi?

Harga mobil bekas ternyata juga dipengaruhi oleh bengkel yang dipercaya melakukan servis rutin.

Jum'at, 12 April 2019 15:45 Editor : Cornelius Candra
Ilustrasi servis mobil (jooinn.com)

OTOSIA.COM - Harga mobil bekas dipengaruhi oleh beragam faktor. Tak hanya kondisi kendaraan dan mesin, riwayat perawatan di bengkel juga mampu menentukan harga jual mobil bekas.

Namun, kebiasaan bagi pemilik mobil yang sudah habis masa garansi, lebih memilih melakukan perawatan di bengkel umum. Alasannya beragam, mulai dari dekat rumah atau kantor, tidak perlu antre, atau harga yang lebih murah.

Tapi ingat, melakukan perawatan sembarangan bisa menurunkan harga jual, terlebih bengkel umum sembarangan di pinggir jalan.

Menurut Gunawan, Manager Operasional Carfix Indonesia, melakukan perawatan atau servis rutin di bengkel umum sejatinya tidak menurunkan harga jual. Terlebih, bengkel umum yang baik dan memiliki sistem, dan terekam semua.

"Bengkel yang bagus, semua tersistem. Mulai dari pendaftaran, mekanik, dan semua yang dikerjakan atau sparepart yang diganti terekam dengan jelas," jelas Gunawan saat ditemui Liputan6.com di Bengkel Carfix, Pondok Indah, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Lanjutnya, selain yang memiliki sistem, bengkel yang baik juga adanya pelatihan khusus untuk sumber daya masnusia (SDM) atau mekaniknya. Pasalnya, teknologi di kendaraan itu berkembang tersebut.

"Kalau tidak begitu, saat pelanggan bawa mobil tersebut, belum tentu mekanik mau memperbaharui pengetahuannya, banyak bengkel yang asal coba dulu," tegasnya.

Jadi, selama bengkel umum yang memiliki sistem, dan perawatan yang dilakukan terekam jelas, maka tidak ada alasan mobil bekas mengalami penurunan harga yang signifikan.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR